Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Energi Fosil di Kota Saja Mahal Apalagi di Daerah Terpencil

31 Sabtu, 24 Jul 2021, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Berdampak Buruk

Secara terpisah, Pengajar dari Universitas Diponegoro Semarang, Esther Sri Astuti, mengatakan bahwa energi fosil seperti batu bara tidak bisa diperbaharui dan dampaknya ke lingkungan juga lebih buruk. "Beberapa proyek dari sisi biaya produksi batu bara dibuat seolah-olah lebih murah dibanding energi hijau, karena ongkos untuk pemulihan lingkungan yang lebih besar ke depan tidak pernah dihitung. Biaya itu pada akhirnya ditanggung dan memberatkan keuangan negara lagi," kata Esther.

Ke depan, paparnya, penggunaan energi hijau harus dikembangkan lebih masif karena lebih ramah lingkungan.

"Pemerintah harus mendorong produksi energi hijau lebih banyak lagi dengan memberi stimulus fiskal bagi produsen maupun konsumen, agar mereka lebih termotivasi memproduksi dan menggunakan energi hijau," pungkasnya.

Sementara itu, Pengamat Energi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Fahmy Radi, mengatakan penggunaan batu bara kelihatannya murah, tetapi kontribusinya terbesar terhadap pencemaran lingkungan. Selain itu, satu saat akan habis karena tidak bisa diperbarui. "Pengembangan EBT merupakan keniscayaan sebelum energi fosil habis. Kalau habis, akan terus bergantung kita pada impor energi," tegas Fahmy. n ers/E-9

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.