Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP Dorong Riset Herbal sebagai Solusi Obat Ikan Budidaya

📅 Senin, 24 Mei 2021, 15:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
KKP Dorong Riset Herbal sebagai Solusi Obat Ikan Budidaya Doc: ANTARA/HO-KKP
Ket. Berbagai tanaman herbal yang bisa menjadi sumber obat bagi ikan hasil budidaya.

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong inovasi riset dengan menggunakan tanaman herbal sebagai solusi obat bagi penyakit ikan budidaya, mengingat Indonesia juga kaya akan tanaman herbal di berbagai daerah.

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) KKP Sjarief Widjaja di Jakarta, Senin (24/5), menyatakan riset yang dilakukan pihaknya tersebut salah satunya guna mendukung tindak lanjut arahan Presiden RI Joko Widodo kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk meningkatkan perikanan budidaya.

Selain itu, ujar dia, untuk mendukung program terobosan KKP, salah satunya menggerakkan perikanan budidaya guna meningkatkan ekonomi masyarakat yang didukung riset kelautan dan perikanan dalam upaya menjaga keberlangsungan sumber daya laut dan perikanan darat.

Dia mengingatkan saat ini t kegiatan budidaya berkembang pesat sehingga meningkatkan minat studi tentang sistem imun dan pertahanan terhadap penyakit.

"Pada budidaya ikan secara intensif, ikan yang dipelihara berada pada kondisi stres karena tingkat kepadatan tinggi sehingga melemahkan sistem imun. Hal ini meningkatkan kemungkinan patogen menyerang dan mengakibatkan timbulnya penyakit," katanya.

Penyakit akibat infeksi itu, ujar dia, berkontribusi pada kerugian ekonomis dan merupakan kendala pada proses budidaya secara intensif dewasa ini.

Sjarief mengemukakan, salah satu bahan alami yang cukup menjanjikan sebagai bahan pengendali penyakit ikan adalah bahan alami yang berasal dari tanaman obat atau bahan herbal. Tanaman herbal itu diyakini mempunyai kandungan zat aktif yang mampu berfungsi setara dengan zat antibiotik yang saat ini penggunaannya sangat dibatasi.

Dengan memanfaatkan kandungan zat aktif alami (antibiotik alami) pada bahan herbal, lanjutnya, diharapkan mampu untuk menggantikan fungsi antibiotik sintetis namun tidak meninggalkan residu yang berimplikasi pada penurunan keberlanjutan kegiatan budidaya ikan secara umum.

Sementara itu, peneliti Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP) Bogor, Nunak Nafiqoh menyampaikan, obat herbal memiliki keunggulan aman digunakan karena tidak menimbulkan residu dan resistensi bakteri.

Beberapa tanaman yang dapat dijadikan obat herbal untuk ikan antara lain kunyit (C. domestica), ketapang (T. catappa), kipahit (T. diversifolia), babandotan (A. conyziodes), kirinyuh (E. inulaefolium), meniran (P. niruni), temulawak (C. xanthorzia), talas (C. esculenta), sirih (P. betle), kunyit putih (C. zeodaria), kimanila (C. alata), jawer kotok (P. scutellaroides), kecombrang (E. elatior), jambu monyet (A. occidentale), cebreng (G. sepium), petai (P. speciose), bawang putih (A. sativum), dan petai cina (L. leucocephola).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.