Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BRIN; Riset dan Inovasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

📅 Rabu, 05 Mei 2021, 17:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala BRIN; Riset dan Inovasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Doc: Istimewa
Ket. Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko

JAKARTA- Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan riset dan inovasi merupakan kunci pertumbuhan ekonomi bangsa yang akan ditingkatkan oleh BRIN.

"Saat ini memang urgensi BRIN adalah segera meningkatkan riset dan inovasi, yang merupakan salah satu kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tidak diragukan lagi bahwa penguasaan riset, teknologi dan penciptaan inovasi anak bangsa yang berkualitas akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," kata Handoko dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA, Jakarta, Rabu.

Handoko menuturkan melalui riset dan inovasi, BRIN ingin memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat Indonesia dan dunia, sehingga keberadaan BRIN akan dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang.

Ada tiga arahan utama pembentukan BRIN, yakni konsolidasi sumber daya (manusia, infrastruktur, anggaran iptek untuk meningkatkan critical mass, kapasitas dan kompetensi riset Indonesia untuk menghasilkan invensi dan inovasi sebagai pondasi utama Indonesia Maju 2045); menciptakan ekosistem riset sesuai standar global yang terbuka (inklusif) dan kolaboratif bagi semua pihak (akademisi, industry, komunikas, pemerintah); serta menciptakan pondasi ekonomi berbasis riset dan inovasi yang kuat, serta berkesinambungan dengan memfokuskan pada Digital green blue economy.

Kepala BRIN mengatakan Indonesia meyakini dapat mengejar ketertinggalan dari negara maju dalam bidang riset, inovasi, dan teknologi. Itu dikarenakan Indonesia memiliki keunggulan sebagai negara dengan keanekaragaman hayati total (laut dan darat) terbesar kedua di dunia, setelah Brazil. Bahkan Indonesia menduduki peringkat pertama untuk keanekaragaman hayati daratan.

Oleh sebab itu, diperlukan riset dan teknologi yang lebih masif, agar Indonesia tetap memacu kecepatannya untuk penciptaan inovasi, sehingga dapat menyusul kemajuan riset dan inovasi dari negara-negara maju lainnya.

Keberadaan BRIN dirasa sangat tepat untuk melibatkan semua pihak dari kalangan akademisi, bisnis, pemerintah, pihak swasta maupun komunitas. Implementasi digital, blue, green economy akan mendukung inovasi anak bangsa yang lebih ramah lingkungan dan berkesinambungan, guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi, tidak saja di masa pandemi ini, tapi juga di masa yang akan datang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.