Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krakatau Steel Perluas Fasilitas Produksi

📅 Senin, 29 Mar 2021, 09:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Krakatau Steel Perluas Fasilitas Produksi Doc: istimewa
Ket. Krakatau Steel Logo

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyampaikan BUMN produsen baja nasional, PT Krakatau Steel tengah memperluas fasilitas produksinya di Cilegon, Banten. Langkah tersebut mendorong industri baja di dalam negeri untuk meningkatkan daya saing dan produktivitasnya sehingga mampu berkontribusi dalam program substitusi impor sebesar 35 persen pada 2022.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Krakatau Steel merupakan perusahaan kebanggaan Indonesia yang telah melakukan banyak perubahan dan kemajuan. "Transformasi Krakatau Steel berjalan dengan baik, terutama karena sekarang sudah menjadi perusahaan publik. Apalagi dengan dioperasikannya pabrik HSM 2, HRC PTKS menjadi 3,9 juta ton per tahun," jelas Menperin di Jakarta akhir pekan lalu.

Menperin menyebut tengah pekan lalu, dirinya berkunjung ke lokasi pabrik perusahaan itu di Cilegon Banten. Hasil kunjungan tersebut akan disampaikan kepada Presiden agar beliau bisa langsung hadir untuk memastikan perluasan fasilitas HSM 2 tersebut.

"Rencananya investasi sebesar 521 juta dollar AS ini akan diresmikan oleh Presiden RI pada pekan ketiga April mendatang," ujar Menperin. "Kapasitas produksi di tahap pertama sebesar 1,5 juta ton Hot Rolled Coil (HRC) per tahun. Untuk tahap selanjutnya ditargetkan meningkat menjadi 4 juta ton HRC/tahun," imbuhnya.

Produk HRC tersebut diharapkan dapat mengisi pasar baja nasional, terutama untuk supply chain otomotif dan pengembangan infrastruktur yang semakin didorong agar meningkat. "Kami percaya ini akan memberi kontribusi signifikan, khususnya bagi industri otomotif," ujar Menperin.

Pasar Otomotif

Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim menyampaikan produk utama dari HSM 2 ini adalah produk baja HRC yang didedikasikan untuk memenuhi pasar otomotif dengan spesifikasi kualitas yang tinggi. "Dengan dioperasikannya pabrik HSM 2, kapasitas produksi HRC Krakatau Steel bertambah 1,5 juta ton per tahun," jelasnya.

Dia menambahkan, produksi eksisting HSM PTKS saat ini mencapai 2,4 juta ton, artinya dengan penambahan 1,5 juta ton dari pabrik HSM 2, kapasitasnya menjadi jadi 3,9 juta ton per tahun. "Kami bisa berkontribusi terhadap market HRC lokal sebesar 65 persen, sisanya didukung oleh industri lainnya di dalam negeri," jelasnya.

Kemenperin memproyeksikan, pada 2021, sektor industri logam dasar tumbuh 3,54 persen. Hal ini menunjukkan industri baja merupakan industri high resilience yang mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Antisipasi Paparan Abu Anak...
Advertisement
Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.