Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KBRI Den Haag Ajak Warga Indonesia Selami Peluang Bisnis Kuliner Indonesia di Belanda

📅 Rabu, 03 Mar 2021, 13:43 WIB | Oleh:
KBRI Den Haag Ajak Warga Indonesia Selami Peluang Bisnis Kuliner Indonesia di Belanda Doc: Dok KBRI Den Haag

DEN HAAG - Besarnya jumlah diaspora Indonesia di Belanda dan warga Belanda keturunan Indonesia yang saat ini bermukim di Belanda merupakan sebuah peluang bisnis yang besar, khususnya bisnis kuliner. Hal itu diungkapkan Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, Mayerfas pada webinar berjudul "Peluang Bisnis Kuliner Indonesia di Belanda" yang diselenggarakan pada Senin (1/3).

Pernyataan Dubes Mayerfas tersebut diamini pula oleh 2 narasumber lain, Suprapti Tanjung, seorang pemilik dan pendiri restoran Padang authentic "Lapek Jo" dan chef Agus Hermawan, chef restoran Indonesian fusion food, Ron Gastrobar, saay kedua narasumber membagikan pengalaman dan kisahnya saat merintis usaha kuliner masing-masing.

Chef Agus juga menyampaikan kisahya untuk bertahan selama pandemi. "Bisnis kuliner di Belanda mendapatkan pukulan keras selama pandemi, untuk bisa survive kami membuat planning, menyesuaikan menu, dan menyediakan layanan take-away dan delivery untuk seluruh Belanda," ucap chef Agus seperti dikutip laman kemlu.go.id, Rabu (3/3).

Diskusi semakin mendalam saat narasumber ketiga, René Willemsen, pengacara ahli hukum korporasi dari firma hukum Delissen Martens membagikan syarat-syarat dan tahapan yang harus dipenuhi untuk memulai usaha kuliner di Belanda.

Animo peserta webinar semakin terlihat pada sesi diskusi dengan narasumber. Para narasumber kemudian menanggapi pertanyaan para peserta terkait persyaratan administratif yang harus dipenuhi, rencana bisnis, registrasi produk makanan, registrasi pajak, sertifikasi standar kebersihan, dan lain sebagainya.

Peluang membuka bisnis kuliner Indonesia di Belanda merupakan topik yang menarik untuk dibahas, khususnya di Belanda. Ikatan kultur dan historis Indonesia di Belanda ditambah dengan jumlah masyarakat Indonesia yang besar merupakan potensi bisnis yang menggiurkan.

Menurut data Badan Statistik Belanda (CBS) per Januari 2021, jumlah penduduk Belanda yang memiliki latar belakang imigran dari Indonesia sebesar 352.298 jiwa. Berdasarkan data pada 2017 yang dimuat dalam buku "Favorite Indonesian Restaurants in the Netherlands", terdapat 330 pelaku bisnis penjual masakan nusantara di Belanda, terdiri dari 190 restoran, 118 take-away services, dan 22 toko. I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Memperkuat penanganan karhu...

Bakti kesehatan Polri di Polres Jombang

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.