Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menikmati Sejarah dan Kuliner Kota Solo

📅 Selasa, 06 Okt 2020, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Lokasi Istana Mangkunegara ini di Jalan Ronggowarsito No.83, Keprabon, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta. Agar bisa masuk ke istana ini harap perhatikan jam buka Pura Mangkunegaran. Hari Senin - Jumat: 08.30 - 14.00 WIB. Hari Minggu: 08.30 - 13.00 WIB.

Kampung Batik Kauman

Ketika berada di Solo, banyak wisatawan yang sengaja untuk berbelanja. Seperti belanja batik menjadi kegiatan pertama wisatawan karena terdorong pada sejumlah faktor. Pertama batik Solo harganya relatif murah. Selain itu banyaknya tawaran lokasiproduksi batik di Solo juga menjadi penguat aktivitas belanja batik wisatawan. Tercatat di Solo ada tiga kampung penghasil batik yakni Laweyan, Sondakan, dan Kauman.

Di Solo ada Kampung Batik Kauman yang terletak di pusat kota Solo. Kampung Batik ini merupakan tempat yang harus kunjungi jika sedang berkunjung ke Solo. Tentunya semua batik di Kampung Batik Kauman ini dibuat dengan tangan sendiri alias homemade. Tak heran jika harga satu baju batik di sini sangat fantastis. Pelanggan dari tempat ini pun kebanyakan berasal dari luar negeri yang sudah jatuh hati melihat keindahan batik buatan Kampung Batik Kauman ini.

Kampung Batik Kauman juga menjadi pusat batik tertua di Kota Solo. Berlokasi tidak jauh dari jalan utama Slamet Riyadi dan Jalan Rajiman. Menurut sejarah Kampung Batik Kauman dulunya adalah pemukiman kaum abdi dalem Keraton Kasunanan dengan mempertahankan tradisi dengan cara membatik. Bisa dikatakan motif batik Kauman lebih merepresentasikan motif batik yang dikenakan di Keraton Kasunanan.

Batik Kauman memiliki 3 jenis batik yaitu batik klasik dengan motif pakem (batik tulis) yang menjadi produk unggulan. Ada batik cap dan batik kombinasi cap dan tulis. Terdapat lebih dari 30 industri batik di Kampung Batik Kauman. Keunikan yang ditawarkan di Kampung Batik Kauman adalah pengunjung dan penjual batik bisa berinteraksi dan bertransaksi langsung, dengan mengunjungi rumah industri batik mereka dan melihat proses produksi batik serta belajar membatik.

Kalau datang ke Kampung Batik Kauman sebaiknya berjalan kaki atau naik becak, karena akses jalan di kampung ini berupa gang-gang sempit. Dengan berjalan kaki wisatawan bisa menikmati bangunan tua dengan gaya arsitektur Jawa-Belanda, rumah joglo dan limasan. Kalau dengan bus atau kendaraan pribadi, bisa parkir di gedung atau perkantoran di sekitar Jalan Cakra Kauman, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah. ars

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Pengaturan pembelian BBM di Bali

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pengaturan pembelian BBM di...

Ritual Munara Fan Nanggi di Biak

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Ritual Munara Fan Nanggi di...

Hiu paus terdampar di Bantul

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Hiu paus terdampar di Bantul
Megapolitan
Semarak Hari Kebudayaan Nas...

Edukasi bantuan hidup dasar di Palu

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Edukasi bantuan hidup dasar...
Nasional
Memperkuat penanganan karhu...

Bakti kesehatan Polri di Polres Jombang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.