Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Daeng Mohammad Faqih : Pembatasan Sosial Membantu Tenaga Medis

📅 Sabtu, 02 Mei 2020, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Daeng Mohammad Faqih : Pembatasan Sosial Membantu Tenaga Medis Doc: ISTIMEWA

Tenaga medis terutama dokter merupakan garda depan dalam penanganan pandemi virus korona. Kehadiran tenaga medis sangat vital mengingat tugasnya selain merawat juga menyembuhkan pasien.

Bertugas di wilayah rawan terdampak mengancam nyawa tenaga medis.

Apalagi tenaga medis sempat kekurangan fasilitas saat bertugas. Tidak sedikit tenaga medis yang gugur dalam tugas merawat pasien Covid-19.Semua pihak mesti mendukung tugas tenaga kesehatan.

Ketersediaan fasilitas kesehatan seperti alat pelindung diri dan alat kesehatan pendukung lain sangat diperlukan. Kebijakan pembatasan sosial yang agresif bisa meringankan tugas tenaga medis.

Untuk membahas seputar tenaga medis dalam menangani pandemi Covid-19, wartawan Koran Jakarta, Muhamad Marup berkesempatan mewawancarai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Daeng Muhammad Faqih dalam beberapa kesempatan terpisah, di Jakarta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Bagaimana perkembangan kondisi tenaga medis menangani pandemi ini?

Tenaga medis di lini depan masih bertugas membantu penyembuhan pasien Covid-19. Semakin banyak pasien maka harus lebih banyak dukungan untuk tenaga medis, baik kebutuhan sehari-hari maupun kesehatannya. Mereka yang bertugas di zona merah atau kasusnya banyak. Hal-hal tersebut harus dipastikan dan kalau bisa kapasitasnya ditambah agar lebih banyak.

Jumlah dokternya perlu ditambah?

Saat ini ada sekitar 6.000 dokter yang bertugas. Mereka adalah dokter penanggung jawab pasien. Khawatirnya kalau mengandalkan jumlah sekarang tidak akan cukup. Kami mengadakan program dokter semesta. Itu gerakan dalam menyiapkan dokter di luar jumlah yang tadi.

Pertama, mereka akan dilatih. Setelah itu, diberi wewenang menangani Covid-19. Dengan itu kita aman punya sekitar 200.000 dokter. Ini untuk mengantisipasi jika jumlah kasus Covid-19 semakin banyak.

Dukungan apa saja yang dibutuhkan dokter?

Selain kebutuhan sehari-hari, penerapan kebijakan pembatasan sosial juga membantu dokter. Dalam dua bulan ke depan akan ada tes massal secara cepat dan luas. Itu penting untuk besaran masalah dan pemetaan kasusnya.

Setelah itu, ada penanganan seperti isolasi. Itu penting dalam meminimalisir penularan. Kedua, kontak penderita akan diketahui dan terlacak sehingga bisa menghambat dan menghentikan penularan. Tes masal akan memperbanyak kasus maka kesiapan fasilitasnya disiapkan terutama rumah sakit.

Bentuk tesnya Polymerase Chain Reaction(PCR) atau rapid test?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kemenbud Laksanakan Revitalisasi 159 Aset Budaya

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenbud Laksanakan Revital...
Rona
Bayu Skak Hadirkan Film Kom...
Luar Negeri
Tiongkok Berencana Perluas ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.