Daeng Mohammad Faqih : Pembatasan Sosial Membantu Tenaga Medis
📅 Sabtu, 02 Mei 2020, 03:00 WIB | Oleh: Tim PenulisPemerintah sudah mengumumkan angka PDP sudah lebih dari 13.000 dan orang dalam pemantauan (ODP) lebih dari itu. Dengan tes cepat, nomor satu mempercepat dan memperluas testing. Itu akan memunculkan potensi jumlah pasien positif Covid-19.
Identitas data perlu dibuka?
Yang pertama kami menganjurkan daftar PDP selain jumlah dan kematian PDP, diumumkan pemerintah sehingga melahirkan evaluasi kebijakan. Kami berebut terkait tata laksananya, karena belum PDP, tapi sudah meninggal. Testing dilakukan cepat ini sudah diminta Presiden. Ini kunci.
Percepatlah testing secara masal dan luas. Mohon dalam pengadaan alatnya harus dipermudah dan dipercepat. Sehingga tes di daerah-daerah bisa dilakukan. Sekarang 34 provinsi sudah ada. Kalau tidak, mengalahkan kecepatan dalam penemuan dan melokalisir kasus.
Apa imbauan untuk masyarakat agar terlibat aktif dalam pembatasan sosial?
Masyarakat perlu untuk isolasi di rumah dan tidak perlu khawatir karena petugas kesehatan, pemerintah, tetap bersama kawan-kawan, tidak ditinggal sendirian. Tetap diawasi, tetap diobservasi sehingga yang diperlukan kawan-kawan yang isolasi di rumah tetap bisa berhubungan dengan petugas kesehatan.
Pemerintah telah bekerja sama dengan hampir seluruh penyedia jasa layanan telemedis untuk menyediakan konsultasi kesehatan jarak jauh. Masyarakat yang mengisolasi diri di rumah jangan segan-segan menggunakan layanan telemedis tersebut, baik itu konsultasi kesehatan, ataupun untuk menerima saran dan pesan dari tenaga kesehatan tentang apa yang harus dilakukan selama berada di rumah.
Silakan dimanfaatkan. Jangan khawatir kami dari IDI dan yang lain siap melayani mereka yang memerlukan konsultasi, memerlukan petunjuk-petunjuk bagaimana cara yang baik menjaga kesehatan, bagaimana cara mencari pertolongan untuk periksa lanjutan, melihat perkembangan perjalanan penyakit apakah perlu perawatan di rumah sakatu atau tidak.
Seluruh warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah untuk bersabar dan tetap patuh menjalani masa karantina. Mohon kesabarannya untuk mematuhi apa yang sudah dimintakan pemerintah dan petugas kesehatan untuk secara tertib diam di rumah, tetap jaga kebersihan, kesehatan, dan stamina yang baik.

N-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!