Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Potensi Kuliner Nusantara di Era Digital

📅 Sabtu, 31 Agu 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Potensi Kuliner Nusantara di Era Digital Doc: Istimewa

Era digital mampu membuka peluang besar dalam bisnis apapun itu. Tidak menutup kesempatan ini dimanfaatkan pula oleh para pengusaha kuliner Nusantara.

Indonesia selama ini memang identik dengan beragam jenis makanan khas nan lezat. Cita rasa dari paduan aneka bumbu rempah yang digunakan sangat digemari para pecinta kuliner di manapun, kekayaan rasa itu pun digadang-gadang menjadi nilai lebih dari makanan Nusantara.

Dan nilai lebih itu, kini telah dimanfaatkan oleh pelaku usaha kuliner Indonesia, dengan menyajikan berbagai menu makanan tradisional di era kekinian, dan banyak kisah sukses yang menyertainya.

Potensinya pun, berdasarkan data Euromonitor International sangat besar, saat ini jumlah total pasar layanan makanan atau food service di Indonesia tumbuh sebesar 9 persen per tahun, dengan nilai mencapai 844,35 triliun rupiah pada 2019, di mana 90 persen merupakan restoran independen, termasuk UMKM.

Data tersebut juga menunjukkan, dengan berkembangnya dunia digital sebanyak 15 juta pelaku UMKM, termasuk di bidang kuliner, kini sudah mulai bertransformasi ke ranah digital dengan rata-rata kenaikan omzet sekitar 80 persen.

Vita Datau, Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar, menjelaskan, hampir 85 persen pengusaha kuliner sekarang sudah pakai platform digital.

"Namun tantangannya kini para pelaku perlu memahami mengenai digital marketing yang baik, para pengusaha kuliner perlu memahami keunggulan hidangannya dan mampu menceritakannya dengan baik kepada konsumen. Perlu diketahui, kombinasi antara visual dan narasi yang kuat untuk menghasilkan content yang menarik dalam melakukan promosi di media sosial itu penting," kata Vita yang juga menjabat Ketua Indonesia Gastronomy Network, di Jakarta, belum lama ini.

Yang perlu dibanggakan, sekaligus ditonjolkan dalam usaha kuliner ialah bagaimana mengangkat kekayaan makanan Nusantara. Vita menegaskan ada 3 poin penting saat ini yang membuat kuliner Nusantara mulai digemari wisatawan mancanegara, khususnya para generasi milenial.

Sekedar informasi, saat ini pergerakan turis di seluruh dunia didominasi generasi milenial. Ini bisa jadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk menonjolkan industri kulinernya di kancah internasional. "51 persen pergerakan turis di seluruh dunia itu milenial. Milenial punya rasa keingintahuan tinggi. Dan biasanya selalu mengambil keputusan berdasarkan digital, jadi dengan 3 kekuatan yang kita miliki ini bisa menggaet minat mereka," terangnya.

Mengungkap kisah di balik makanan khas juga sangat penting untuk dijabarkan. "Karena ini kaitannya dengan food culture, kuliner Indonesia juga sarat sejarah, kisah, hingga resep-resep tradisional yang diturunkan turun-temurun, ini merupakan kekuatan terpenting untuk menarik konsumen agar lebih mendalami asal-usul dan menggali informasi tentang kuliner Nusantara," lanjutnya.

Dalam hal ini sajian santapan nusantara menyangkut nilai-nilai gastronomi. "Ingat makanan itu bukan soal rasanya saja. Justru cerita di balik makanan itulah yang menjadi daya tarik tersendiri," katanya.

Kemudian, yang juga sudah diakui dunia, kuliner Nusantara kaya akan paduan rempah-rempah dan kualitas bahan-bahan yang digunakan. Seperti diketahui, selama ini kuliner Indonesia identik dengan beragam jenis bumbu rempah yang digunakan untuk memperkaya cita rasa. Bahkan, rempah-rempahlah yang membuat beberapa negara seperti Portugis, Belanda, dan Jepang menjajah Indonesia.

Terakhir menyangkut kualitas bahan makanan yang digunakan. Sebagian besar pegiat usaha di Indonesia selalu menonjolkan bahan-bahan berkualitas dari hasil produksi lokal. Misalnya penggunaan ikan tambak dan sayuran segar yang dipetik langsung dari kebun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Penataan Kawasan Unggulan R...

Hasil Penataan Jalan Rasuna Said Segera Diresmikan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.