Enak dan Sehat Olahan Serba Sayur
📅 Rabu, 10 Jul 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim PenulisTidak jarang pembuatan saus kacang ini menggunakan terasi, meski bahan ini tidak digunakan di semua daerah. Salah satu pecel yang paling terkenal ialah pecel Madiun yang dilengkapi dengan rempeyek dan potongan telur.
Berbeda dengan fungsi salad di negara Barat, di Indonesia, pecel biasanya menjadi menu utama dalam sebuah santapan.
Penyajian pecel yang terkadang unik dengan menggunakan daun pisang - disebut juga pecel pincuk - memberikan sensasi kuliner tesendiri.
Karedok

Berbeda dengan pecel, karedok dibuat dari sayuran mentah. Umumnya karedok berasal dari Jawa Barat. Sayur-mayur yang digunakan dalam hidangan ini sangat mirip dengan gado-gado dan pecel, hanya saja karedok biasanya tidak menggunakan sayuran dedaunan seperti bayam.
Sayuran pengisinya seperti kubis, kol, tauge dan timun tidak direbus ataupun dimasak dengan cara apapun, melainkan cukup dicuci, diiris-iris dan disajikan bersama dengan saus kacang yang diramu menggunakan kencur.
Gado-gado

Sebagian warga Jakarta mungkin mengatakan bahwa gado-gado dan pecel adalah hidangan yang sama. Namun, orang-orang yang berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah akan mengatakan bahwa dua sajian ini berbeda.
Di Jakarta, gado-gado sangat mirip dengan pecel. Bedanya hanya terletak pada jenis sayuran dan tingkat kekuatan rasa bumbunya.
Isi sayuran dalam pecel lebih sederhana, yaitu bayam, kacang panjang, dan tauge. Sedangkan gado-gado isinya lebih bervariatif.
Di Jawa Timur dan Jawa Tengah, adanya santan membedakan bumbu gado-gado dari daerah-daerah ini dengan gado-gado Jakarta. Santan membuat bumbu kacang lebih kental dan warnanya lebih muda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!