Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Jaksa Agung Saudi Tolak Berikan Informasi ke Turki

📅 Kamis, 01 Nov 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaksa Agung Saudi Tolak Berikan Informasi ke Turki Doc: istimewa

Mojeb tidak menunjukkan niat untuk berkolaborasi guna menuntaskan kasus terebut.

ANKARA- Jaksa Agung Arab Saudi Sheikh Saud al-Mojeb menggelar pertemuan dengan intelijen Turki berkaitan kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, Rabu (31/10). Mojeb meninggalkan hotel pukul 21.10 waktu setempat, dan menuju markas intelijen Turki (MIT). Dia sempat melangsungkan pertemuan dengan Jaksa Penuntut Turki Irfan Fidan sebelum menginspeksi Konsulat Saudi di Levent, Istanbul.

Kolumnis Turki Abdulkadir Selvi dalam kolomnya di Hurriyet menuturkan, Mojeb menolak untuk membagi informasi dengan otoritas setempat selama kunjungannya. Dalam tulisannya, Selvi menduga Mojeb datang ke Turki dalam rangka mengumpulkan informasi tentang Khashoggi, bukan untuk berbagi informasi.

Dia menjelaskan, penyelidik Turki menjadi tidak nyaman ketika Mojeb selalu menolak saat ditanyakan di mana jenazah Khashoggi berada. Maupun saat didesak untuk mengungkapkan ke-18 pelaku yang diklaim Saudi telah ditangkap, serta warga lokal yang bekerja sama dengan pembunuh tersebut.

Selvi menyatakan fokus utama Mojeb adalah mengejar ponsel Khashoggi yang dilaporkan diserahkan kepada tunangannya, Hatice Cengiz, sebelum dia masuk ke gedung konsulat. Dia menduga kedatangan Mojeb tidak untuk menyelesaikan kasus, melainkan melindungi Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

"Jika tidak, mengapa dia harus menyembunyikan informasi yang begitu penting kepada para penyelidik Turki?" tanya Selvi.

Tidak hanya Selvi, pejabat senior Turki yang menolak disebutkan identitasnya itu berujar Mojeb tidak menunjukkan niat untuk berkolaborasi. Pejabat anonim itu mengatakan, Mojeb begitu antusias saat mendengarkan paparan dari Turki mengenai bukti yang mereka temukan.

"Namun, dia sepertinya tidak nyaman, dan tidak berniat untuk bekerja sama untuk menuntaskan penyelidikan ini," terangnya.

Khashoggi dilaporkan menghilang saat memasuki konsulat untuk mengurus dokumen pernikahan dengan Cengiz. Saudi awalnya bersikukuh dia telah meninggalkan gedung. Namun sumber internal penyelidik Turki menyatakan kontributor The Washington Post tersebut dibunuh oleh 15 orang dan jenazahnya dimutilasi.

Riyadh kemudian memberikan pengakuan bahwa Khashoggi tewas dalam pertikaian, sebelum kantor jaksa penuntut mengumumkan dia tewas dalam pembunuhan berencana. Sumber dari dinas intelijen Inggris (MI6) mengaku mereka telah mengetahui plot pembunuhan itu, dan sempat meminta Saudi membatalkan niatnya. Adapun seorang teman Khashoggi menjelaskan, si jurnalis dibunuh karena mengetahui dan punya bukti Saudi menggunakan senjata kimia dalam konflik di Yaman.

Di tempat terpisah, Hatice Cengiz menuntut keberadaaan jasad tunangannya, sehingga dia dapat menguburnya dengan layak.

Cengiz, yang tidak pernah melihat tunangannya lagi, mengatakan bahwa dia mencoba percaya bahwa tunangannya masih hidup. Cengiz ingin tahu siapa yang memerintahkan pembunuhan tunangannya.

"Kami masih belum tahu di mana tubuh Jamal," kata Cengiz."Tidak ada penjelasan tentang ini. Dia belum mendapat pemakaman layak. Ini tidak dapat diterima dalam aturan Islam. Ini adalah tugas terakhir kami untuk memenuhinya." AFP/P-4

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Momen Haru HUT RI di Bern, ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.