Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Kontribusi dalam Ekosistem Energi Nasional, Patra Drilling Contractor Kembangkan Bisnis Specialty Chemical

📅 Sabtu, 28 Jun 2025, 21:10 WIB | Oleh:
Tingkatkan Kontribusi dalam Ekosistem Energi Nasional, Patra Drilling Contractor Kembangkan Bisnis Specialty Chemical Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – PT Patra Drilling Contractor (PDC), perusahaan yang berada di bawah naungan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), terus memperluas cakupan bisnisnya di sektor energi. 

Direktur Utama PT Patra Drilling Contractor, Faried Iskandar Dozyn menyatakan, pengembangan lini bisnis ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi yang berfokus pada penciptaan nilai tambah dan peningkatan kontribusi PDC dalam ekosistem energi nasional.

“Industri migas di Indonesia masih memiliki kebutuhan chemical yang sangat besar dan bervariasi. Kami melihat ini sebagai peluang untuk berkontribusi lebih, tidak hanya dari sisi layanan pengeboran, tetapi juga dari sisi pendukung operasional yang bersifat teknis dan strategis,” ujar Faried dalam keterangan tertulisnya, kemarin

Ia menambahkan, PDC ingin hadir sebagai mitra yang memahami kondisi lapangan dan mampu memberikan solusi chemical yang andal dan tepat guna.
Kehadiran lini bisnis ini sejalan upaya PDC dalam meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), mengingat speciality chemical-nya diproduksi dan diformulasikan oleh sumber daya dalam negeri. 

“Kami ingin memastikan operasional migas di Indonesia tidak hanya efisien dan aman, tapi juga bertumpu pada kekuatan domestik,” tegas Faried.

Setelah selama ini dikenal sebagai penyedia layanan pengeboran migas, PDC mantap mengembangkan lini usaha  bahan kimia khusus (specialty chemical) yang diformulasikan secara spesifik untuk kebutuhan industri migas.

Unit bisnis speciality chemical ini mulai digarap sejak akhir tahun 2021. Meski tergolong baru, langkah ekspansi tersebut dinilai strategis, mengingat kebutuhan chemical di industri hulu migas dalam negeri yang terus meningkat.

Specialty chemical yang dikembangkan PDC menyasar kebutuhan spesifik untuk pemisahan minyak dan air, perawatan fasilitas produksi seperti pengendalian korosi, meminimalkan sumbatan di pipa produksi melalui pencegahan timbunan kerak atau pembekuan minyak di dalam pipa, sampai kepada teknologi lanjutan dalam chemical untuk enhanced oil recovery (EOR). 

Lebih lanjut, produk bahan kimia PDC berperan dalam isu HSE, seperti pencegahan pencemaran akibat tumpahan minyak di perairan serta meminimalkan adanya gas beracun semisal H2S. Produk-produk ini dirancang untuk bekerja optimal dalam kondisi sumur dan lingkungan operasi yang beragam dan menantang.

PDC menyediakan bahan kimia sekaligus dukungan teknis di lapangan, mulai dari formulasi, pengujian, hingga implementasi produk sesuai kebutuhan masing-masing klien.

Hingga saat ini, sejumlah perusahaan migas nasional telah mempercayakan pengadaan dan pelayanan teknis chemical kepada PDC. Di antaranya Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES), Pertagas, PHE NSO, RU III Plaju dan Pertamina EP Zona 7 Balongan. 

"Sebagai bagian dari roadmap pengembangan bisnis chemical, PDC juga tengah memperkuat infrastruktur pendukung, termasuk sistem laboratorium uji, pengembangan formulasi in-house, serta sertifikasi mutu dan keselamatan produk," kata Faried. 

Semua ini dilakukan untuk memastikan setiap produk chemical yang digunakan klien memenuhi standar teknis dan regulasi industri migas yang ketat.
Dengan transformasi yang terus berjalan dan portofolio bisnis yang makin beragam, PDC menegaskan komitmennya sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina yang tak hanya andal di bidang pengeboran, tapi juga siap menjawab berbagai kebutuhan penunjang strategis untuk sektor energi nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.