Terseret Skandal Epstein, Bill Clinton dan Istrinya Siap Bersaksi di Hadapan DPR AS
📅 Selasa, 03 Feb 2026, 09:06 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: BBC
WASHINGTON - Mantan Presiden AS Bill Clinton dan istrinya, Hillary Clinton yang merupakan mantan Menteri Luar Negeri, setuju untuk bersaksi dalam penyelidikan kongres terhadap kasus besar Jeffrey Epstein.
BBC melaporkan, Wakil kepala staf Bill Clinton mengkonfirmasi berita tersebut di media sosial: "Mantan Presiden dan mantan Menteri Luar Negeri akan hadir."
Hal ini terjadi ketika Dewan Perwakilan Rakyat AS yang dipimpin Partai Republik bersiap untuk memberikan suara untuk menjatuhkan hukuman penghinaan pidana kepada Bill dan Hillary Clinton karena menolak panggilan pengadilan.
Foto Bill Clinton muncul dalam berkas Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS, meskipun mantan presiden dari Partai Demokrat tersebut telah membantah melakukan kesalahan.
Belum jelas kapan deposisi akan berlangsung, tetapi ini akan menjadi pertama kalinya seorang mantan presiden AS bersaksi di hadapan komite kongres sejak Gerald Ford melakukannya pada tahun 1983.
Sebaiknya Anda baca juga:
Komite Pengawasan DPR, yang dipimpin oleh Partai Republik, menyetujui langkah untuk menjatuhkan hukuman penghinaan kepada Clinton akhir bulan lalu, dengan dukungan dari beberapa anggota Partai Demokrat.
Dalam sebuah pernyataan pada saat itu, Ketua komite James Comer mengatakan "tidak ada seorang pun yang berada di atas hukum".
Pengacara keluarga Clinton menyebut surat panggilan tersebut "tidak dapat ditegakkan", dan mengatakan mereka telah memberikan "informasi terbatas" yang mereka miliki tentang Epstein.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keluarga Clinton menolak panggilan hukum tersebut sebagai "tidak lebih dari taktik untuk mencoba mempermalukan saingan politik, seperti yang telah diarahkan oleh Presiden Trump".
Pada Senin malam, juru bicara Clinton, Angel Ureña, memposting di X yang mengkonfirmasi bahwa pasangan tersebut akan hadir di hadapan panel DPR.
"Mereka bernegosiasi dengan itikad baik," tulis Ureña dalam sebuah tweet yang ditujukan kepada Komite Pengawasan DPR. "Anda tidak melakukannya."
"Mereka memberi tahu Anda di bawah sumpah apa yang mereka ketahui, tetapi Anda tidak peduli."
Ia menambahkan: "Mereka berharap dapat menetapkan preseden yang berlaku untuk semua orang."
Bill Clinton tidak pernah dituduh melakukan kesalahan oleh para korban pelecehan Epstein, dan telah membantah mengetahui tentang pelanggaran seksualnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!