Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Singapura Makin Panjang Umur, Angka Harapan Hidup Meningkat

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 17:03 WIB | Oleh:
Warga Singapura Makin Panjang Umur, Angka Harapan Hidup Meningkat Doc: AFP/ROSLAN RAHMAN

SINGAPURA - Angka harapan hidup di Singapura naik menjadi 83,9 tahun pada 2025, melampaui tingkat sebelum pandemi, menurut data resmi yang dirilis pada Rabu (3/6).

Harapan hidup saat baru lahir bagi warga Singapura naik 0,2 tahun dari 83,7 tahun pada 2024 dan juga melampaui angka tertinggi sebelum pandemi sebesar 83,7 tahun yang tercatat pada 2019, demikian disampaikan Departemen Statistik Singapura dalam sebuah pernyataan.

Dibandingkan tahun 2015, angka harapan hidup di Singapura meningkat 1 tahun, dari 82,9 tahun menjadi 83,9 tahun pada 2025.

Penduduk laki-laki yang lahir pada 2025 diperkirakan memiliki angka harapan hidup rata-rata 81,8 tahun, naik 0,3 tahun dibandingkan pada 2024 dan naik 1,3 tahun dibandingkan pada 2015.

Angka harapan hidup perempuan naik menjadi 86 tahun, 0,2 tahun lebih tinggi daripada tahun 2024 dan 0,9 tahun di atas tingkat tahun 2015.

Peningkatan angka harapan hidup juga tercatat di kalangan penduduk lanjut usia. Warga Singapura yang berusia 65 tahun pada 2025 diperkirakan akan hidup hingga usia rata-rata 86,6 tahun, naik 0,2 tahun dibandingkan tahun 2024 dan naik 0,8 tahun dibandingkan satu dekade lalu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Catat Realisasi BBM ...

PT KAI Tutup 172 Perlintasan Sebidang

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
PT KAI Tutup 172 Perlintasa...
Luar Negeri
Mesir Bongkar Makam Mewah y...
Luar Negeri
Sudan Melawan, Tolak Keras ...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.