Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penimbun Stok Ditindak, Mentan Tegaskan Harga Daging dan Ayam Harus di Bawah HET

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 18:24 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Penimbun Stok Ditindak, Mentan  Tegaskan Harga Daging dan Ayam Harus di Bawah HET Doc: istimewa
Ket. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Amran Sulaiman, menegaskan stok daging sapi, ayam, dan telur dalam kondisi aman serta meminta penindakan terhadap pihak yang menahan pasokan sehingga memicu kenaikan harga

JAKARTA - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Amran Sulaiman, menegaskan stok daging sapi, ayam, dan telur dalam kondisi aman serta meminta penindakan terhadap pihak yang menahan pasokan sehingga memicu kenaikan harga. 

Penegasan tersebut disampaikan Mentan Amran menyusul laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait masih ditemukannya kenaikan harga.

Mentan Amran mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan, tidak ada kendala pasokan dari sisi Kementerian Pertanian. Seluruh rekomendasi pemasukan sapi dan daging telah diterbitkan sejak Desember atas arahannya langsung, sehingga tidak ada alasan bagi harga untuk melonjak.

“Rekomendasi sudah keluar semua. Di Kementerian Pertanian tanpa embel-embel, itu perintah saya sejak Desember. Kebutuhan sapi dan daging sapi sudah kita penuhi dan stok aman,” ujarnya pada Rabu (4/3) di Kantor Bapanas Jakarta. 

Ia mengungkapkan, indikasi kenaikan harga justru ditemukan di tingkat perantara di mana pasokan diduga tertahan. “Semua harus mengeluarkan dagingnya, jangan sampai naik. Begitu kita cek, ini di middleman yang tidak benar,” kata Amran. 

Ia meminta Satgas Pangan, Ditkrimsus, hingga jajaran Kepolisian di seluruh Indonesia untuk melakukan pengawasan dan penindakan tegas apabila ditemukan praktik penahanan stok atau permainan harga, termasuk penyegelan apabila terbukti melanggar ketentuan.

Pemerintah juga menargetkan seluruh komoditas strategis tetap berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), dengan memastikan pasokan dari hulu mengalir lancar ke pasar dan tidak ada ruang bagi spekulasi yang dapat merugikan masyarakat.

Tak luput, Mentan Amran menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha pangan dan eksportir yang dinilai konsisten menjaga produksi serta memperluas akses pasar. “Japfa, Charoen Pokphand, dan yang lainnya terima kasih ya para pengusaha. Ini yang kita ingin capai,” ujarnya, merujuk pada capaian ekspor 545 ton produk unggas senilai Rp18,2 miliar ke Singapura, Jepang, dan Timor Leste pada sepanjang Maret 2026.

Perkuat pengawasan

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengusulkan penguatan pengawasan harga terutama pada periode peningkatan permintaan seperti Ramadan dan menjelang Idulfitri. Ia menilai transparansi informasi harga di tingkat pasar menjadi instrumen penting untuk mencegah spekulasi.

“Setiap pasar diusulkan memiliki panel harga yang meng-update informasi secara berkala agar konsumen tahu harga riil,” kata Agung.

Ia menambahkan, sebelum Ramadan pihaknya telah melakukan konsolidasi untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga tetap terjaga. “Kami mohon pelaku perunggasan turut mengawal stabilitas agar tidak terjadi kenaikan yang berlebihan di tingkat pedagang,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...

Negara-Negara BRICS Bersatu Bela Kedaulatan Suriah

30 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Negara-Negara BRICS Bersatu...
Luar Negeri
Militer Yaman Berjibaku Reb...
Daerah
Sekda Jateng Gaungkan MTQ N...
Luar Negeri
Trump Anggap Hubungan Dagan...
Luar Negeri
Meksiko Ogah Dijadikan Bagi...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.