Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tarif Baru Trump untuk Kayu dan Furnitur Mulai Berlaku, Kanada dan Vietnam Paling Terdampak

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tarif Baru Trump untuk Kayu dan Furnitur Mulai Berlaku, Kanada dan Vietnam Paling Terdampak Doc: Quartz
Ket. Tarif baru akan "menciptakan hambatan tambahan bagi pasar perumahan yang sudah tertantang dengan semakin meningkatkan biaya konstruksi dan renovasi, kata NAHB

WASHINGTON - Tarif baru Presiden AS Donald Trump terhadap impor kayu, furnitur, dan lemari dapur mulai berlaku Selasa, 14 Oktober, perkembangan yang kemungkinan akan memacu biaya pembangunan dan menambah tekanan bagi pembeli rumah di pasar yang sudah penuh tantangan.

Bea tersebut diberlakukan untuk meningkatkan industri AS dan melindungi keamanan nasional, menurut Gedung Putih, dan memperluas daftar tarif khusus sektor yang telah diberlakukan Trump sejak kembali menjabat sebagai presiden.

Serangan terbaru mengenakan tarif sebesar 10 persen pada impor kayu lunak, sementara bea masuk pada furnitur berlapis kain dan lemari dapur tertentu dimulai pada 25 persen.

Mulai 1 Januari, tarif impor untuk furnitur berlapis kain akan naik hingga 30 persen, sementara tarif impor untuk lemari dapur dan meja rias akan melonjak hingga 50 persen.

Namun bea masuk untuk produk kayu dari Inggris tidak akan melebihi 10 persen, sedangkan bea masuk untuk produk kayu dari Uni Eropa dan Jepang dikenakan batas maksimal 15 persen. 

Ketiga mitra dagang AS itu telah mencapai kesepakatan dengan pemerintahan Trump untuk menghindari bea yang lebih berat.

Namun, tarif baru tersebut akan "menciptakan hambatan tambahan bagi pasar perumahan yang sudah tertantang dengan semakin meningkatkan biaya konstruksi dan renovasi," demikian peringatan ketua National Association of Home Builders (NAHB) Buddy Hughes.

Penjualan rumah di AS suram dalam beberapa tahun terakhir karena suku bunga hipotek yang tinggi dan terbatasnya persediaan sehingga menaikkan biaya bagi pembeli.

Dalam penerapan bea masuk terbaru, Trump mengatakan Menteri Perdagangan menemukan bahwa "produk kayu digunakan dalam fungsi-fungsi penting Departemen Perang, termasuk membangun infrastruktur untuk pengujian operasional."

Pernyataan Trump menambahkan bahwa produksi kayu AS "masih terbelakang," yang membuat negara itu bergantung pada impor.

Namun, Hughes dari NAHB mengatakan: "Menerapkan tarif ini dengan dalih 'keamanan nasional' mengabaikan pentingnya perumahan bagi keamanan fisik dan ekonomi seluruh rakyat Amerika."

Ia mendesak adanya kesepakatan yang justru "mengurangi tarif bahan bangunan."

Kanada dan Vietnam Terdampak? 

Kanada, pemasok kayu utama ke Amerika Serikat, akan terkena dampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.