Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Studi: AI Dapat Memprediksi Kondisi Kesehatan Pasien di Masa Depan

📅 Minggu, 24 Mar 2024, 10:57 WIB | Oleh:
Studi: AI Dapat Memprediksi Kondisi Kesehatan Pasien di Masa Depan Doc: Skynews/PA
Ket. Ilustrasi.

JAKARTA - Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dapat digunakan untuk memprediksi jenis kondisi kesehatan yang mungkin dialami pasien di masa depan.

Teknologi ini dapat digunakan untuk membantu dokter dalam memantau pasien atau membuat keputusan seputar diagnosis, kata para peneliti.

Dikutip dari Skynews, alat kecerdasan buatan yang dikenal sebagai Foresight termasuk dalam kelompok model AI yang sama dengan ChatGPT tetapi telah dilatih menggunakan informasi dari catatan elektronik NHS.

Alat ini dikembangkan oleh para peneliti dari King's College London (KCL), University College London (UCL), Rumah Sakit King's College NHS Foundation Trust, dan Guy's and St Thomas' NHS Foundation Trust.

Para peneliti melatih tiga model Foresight yang berbeda menggunakan data dari lebih dari 811.000 pasien dari dua lembaga NHS di London dan kumpulan data yang tersedia untuk umum di AS.

Diberikan 10 kemungkinan gangguan yang mungkin dialami pasien selanjutnya berdasarkan catatan mereka.

Saat menggunakan data dari rumah sakit NHS, Foresight mampu mengidentifikasi kondisi dengan benar sebanyak 68% dan 76%.Data tersebut akurat 88% saat menggunakan data AS.

Zeljko Kraljevic, peneliti di bidang informatika kesehatan, biostatistik, dan informatika kesehatan di KCL dan penulis pertama studi tersebut - yang dipublikasikan di The Lancet Digital Health - mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa alat ini "dapat mencapai tingkat presisi yang tinggi dalam memprediksi lintasan kesehatan pasien, menunjukkan bahwa alat ini bisa menjadi alat yang berharga untuk membantu pengambilan keputusan dan menginformasikan penelitian klinis".

Penulis senior Richard Dobson, seorang profesor informatika medis di KCL dan UCL dan ketua tema informatika di Institut Nasional untuk Penelitian Kesehatan dan Perawatan (NIHR) Maudsley Biomedical Research Center (BRC), mengatakan: "Ini adalah saat yang menyenangkan bagi AI dalam layanan kesehatan, dan untuk mengembangkan alat yang efektif, kami harus memastikan menggunakan data yang sesuai untuk melatih model kami dan bekerja menuju tujuan bersama dalam mendukung sistem layanan kesehatan untuk mendukung pasien."

Tim peneliti saat ini mencari lebih banyak rumah sakit untuk terlibat dalam pengembangan Foresight 2, yang menurut Prof Dobson akan menjadi "model bahasa yang lebih akurat".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.