Spanyol Wajibkan Verifikasi Usia Ketat untuk Blokir Akses Medsos pada Anak
📅 Rabu, 04 Feb 2026, 16:02 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: Pexels/Adrian Bradley
MOSKOW - Pemerintah Spanyol akan melarang akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai bagian dari upaya melindungi ruang digital dan menekan penyalahgunaan oleh platform teknologi besar, kata Perdana Menteri Pedro Sanchez, Selasa (3/2).
“Spanyol akan melarang akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Platform wajib menerapkan sistem verifikasi usia yang efektif, bukan sekadar kotak centang, melainkan penghalang nyata yang berfungsi,” ujar Sanchez.
Sanchez mengatakan kebijakan tersebut akan diajukan ke Dewan Menteri pekan depan untuk dibahas dan disetujui sebagai bagian dari agenda prioritas pemerintah dalam regulasi digital.
Ia menjelaskan langkah itu masuk dalam paket regulasi yang bertujuan menciptakan “ruang digital yang sehat dan demokratis” sekaligus menanggulangi praktik penyalahgunaan dan konten bermasalah di platform daring besar.
PM Sanchez menambahkan pemerintah berniat mengakhiri impunitas bagi para eksekutif perusahaan teknologi yang dinilai gagal menjalankan tanggung jawab hukum dan sosialnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini berarti para CEO platform teknologi dapat menghadapi tanggung jawab pidana apabila gagal menghapus konten ilegal atau bermuatan kebencian,” katanya dalam forum tersebut.
Sanchez juga menyatakan kabinet akan bekerja sama dengan kejaksaan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran yang terkait dengan aktivitas platform seperti TikTok, Instagram milik Meta, serta Grok.
Ia menegaskan Spanyol berkomitmen mempertahankan kedaulatan digital nasional dan tidak akan tunduk pada tekanan eksternal dalam menetapkan aturan bagi perusahaan teknologi global. Ant/Sputnik
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!