Sinergi Pemkab Pasaman dan Pendamping Desa Ditingkatkan demi Pembangunan Desa
📅 Kamis, 17 Jul 2025, 11:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), memperkuat sinergi bersama seluruh tenaga pendamping desa guna menyukseskan pembangunan di nagari (desa).
Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunte di Lubuk Sikaping, Pasaman, Sumbar, Rabu (16/7), mengatakan nagari merupakan ujung tombak pembangunan daerah yang sangat penting perannya.
"Maka dari itu sinergi antara pendamping desa dan pemerintah daerah sangat krusial untuk mempercepat pembangunan pencapaian visi Kabupaten Pasaman. Baik percepatan pembangunan infrastruktur, pengelolaan dana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan pertanian," kata Parulian dalam rapat koordinasi tenaga pendamping profesional se-Pasaman di Gedung Pertemuan Anak Nagari Durian Tinggi.
Ia mengatakan pemerintah pusat mengucurkan dana desa pada 2025 untuk 62 Nagari di Pasaman mencapai sebesar Rp69,2 miliar.
"Prioritas penggunaan dana desa tahun 2025 difokuskan pada sejumlah program strategis yang bertujuan untuk penanganan kemiskinan ekstrem, meningkatkan kualitas layanan dasar, serta memperkuat ketahanan dan potensi desa, dimana mengacu pada peraturan menteri desa," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah nagari, kata Parulian, diwajibkan penggunaan dana desa diutamakan penggunaannya untuk mendukung diantaranya penanganan kemiskinan ekstrem dengan penggunaan dana desa paling tinggi 15 persen.
"Untuk bantuan langsung tunai desa, penguatan desa yang adaptif terhadap perubahan Iklim, peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan skala desa termasuk 'stunting'," katanya.
Dukungan program ketahanan pangan minimal 20 persen, pengembangan potensi dan keunggulan desa, pemanfaatan teknologi dan informasi untuk percepatan implementasi desa digital serta pembangunan berbasis padat karya tunai dan penggunaan bahan baku lokal serta program sektor prioritas lainnya di desa.
"Maka dari itu Pemkab Pasaman dalam hal ini menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antara Tenaga Pendamping Profesional (TPP) dengan pemerintah nagari dan pemerintah daerah. Agar seluruh kegiatan dan program di nagari dapat terealisasi dengan baik," ujar dia.
Ia mengatakan berharap rapat koordinasi itu tidak hanya menghasilkan rekomendasi teknis, tapi juga menyatukan energi kita untuk mewujudkan Pasaman terwujudnya Pasaman bangkit yang berkarakter, maju dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman Hasrizal mengatakan sinergi antara pendamping desa dan pendamping lokal desa untuk memperkuat pelaksanaan program pembangunan desa yang terintegrasi.
"Koordinasi yang baik antara pendamping desa dan pendamping lokal desa sangat penting dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan desa yang merata dan berkelanjutan," kata Hasrizal.
Sementara itu, Koordinator Tenaga Pendamping Profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TPP P3MD) Pasaman Muhammad Sjahbana Sjams mengatakan rapat koordinasi diharapkan dapat memperkuat sinergi dan meningkatkan kapasitas pendamping desa dalam melaksanakan tugasnya sesuai ketentuan.
"Diantaranya perencanaan pembangunan desa, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) termasuk dalam pencegahan 'stunting'," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!