Seorang Perempuan Akan Melakukan Sesuatu Dekat Istana Presiden, Ternyata Ini yang Mau Dilakukan
📅 Selasa, 24 Mar 2026, 19:31 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Khaerul Izan
JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, perempuan yang mencoba mengakhiri hidupnya di sekitar Istana Presiden masih dirawat di rumah sakit.
"Saat itu (waktu kejadian pada Minggu 22 Maret) juga sudah ditangani langsung dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sampai saat ini," kata Reynold di Jakarta, Selasa (24/3).
Menurut dia, pada saat kejadian petugas yang berada di lokasi langsung mencoba menenangkan korban agar tidak mengambil keputusan yang gegabah.
Selain itu, lanjut Reynold petugas juga berupaya memberikan rasa aman kepada korban sehingga bisa dapat dicegah dan korban dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk diperiksa kesehatannya.
Setelah korban dirasa kooperatif, selanjutnya korban dibawa ke RSCM untuk dilakukan pemeriksaan lanjutkan dan pemeriksaan psikologi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami mencoba berkoordinasi dengan pihak RSCM untuk pemeriksaan lanjutan dan psikologis korban," ujarnya.
Pada Minggu (22/3) seorang perempuan berinisial JS diduga akan mengakhiri hidupnya, karena pada saat kejadian ditemukan seutas tali yang akan digunakan oleh korban.
Saat itu, ada petugas yang berhasil menggagalkan aksi korban dan kemudian korban langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk dilakukan pemeriksaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari video yang beredar bahwa korban diduga depresi, namun hingga saat ini belum diketahui apa penyebabnya karena korban masih dilakukan perawatan secara intensif di RSCM. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!