Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Siap Jadi Ikon Baru Jakarta Selatan

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Siap Jadi Ikon Baru Jakarta Selatan Doc: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperluas ruang ekonomi baru yang lebih modern, tertib, dan berwawasan lingkungan. Salah satu langkah nyata adalah pembangunan Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung di Jakarta Selatan, yang akan menjadi ikon baru kota serta ruang usaha representatif bagi pelaku UMKM.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan sentra ini merupakan wujud nyata komitmen Pemprov DKI dalam menata sektor usaha kecil agar lebih layak dan kompetitif. “Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung kami hadirkan sebagai ruang usaha baru yang lebih modern dan nyaman,” ujar Ratu di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Ia menjelaskan, para pelaku usaha yang sebelumnya berdagang di kawasan Barito akan direlokasi ke sentra ini, khususnya mereka yang telah terdaftar sebagai anggota Jakpreneur. Dengan fasilitas lebih baik, diharapkan para pedagang bisa meningkatkan kualitas usaha dan pelayanan kepada masyarakat.

“Di sini para pelaku usaha, termasuk pedagang lama dari Barito, akan mendapatkan tempat yang lebih layak serta peluang lebih besar untuk berkembang,” lanjutnya. Menurutnya, program ini juga menjadi bagian dari transformasi wajah Jakarta Selatan menuju kawasan ekonomi kreatif yang ramah lingkungan.

Pembangunan sentra ini berjalan beriringan dengan pengembangan Taman Bendera Pusaka, yang akan menggabungkan Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser. Ketiganya akan menjadi ruang hijau bersejarah yang memperkuat identitas kawasan sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi rakyat.

Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dirancang dengan 125 kios yang dibagi ke beberapa zona fungsional. Zona A diperuntukkan bagi kuliner dengan 22 kios, Zona B memiliki amphitheater berkapasitas 70 tempat duduk, Zona C dan D diisi kios burung dan pakan hewan sebanyak 74 unit, sementara Zona E menampung 29 kios untuk parsel dan kuliner tambahan.

Tak hanya itu, kawasan ini juga dilengkapi area pertunjukan seni dan budaya, musala, toilet, serta lahan parkir yang luas. Desainnya dibuat ramah lingkungan dan ramah keluarga, dengan sistem sirkulasi udara serta sanitasi yang baik agar pengunjung dapat beraktivitas dengan nyaman.

Lokasinya pun mudah dijangkau karena terhubung langsung dengan berbagai moda transportasi publik, seperti Stasiun Commuter Line Lenteng Agung, Transjakarta rute 4B (Manggarai–UI) dan D21 (Lebak Bulus–UI), serta Jak Lingko 44 (Andara–Lenteng Agung).

Lebih dari sekadar tempat berdagang, kawasan ini disiapkan sebagai pusat edukasi fauna sekaligus ruang interaksi warga. Nantinya, pengunjung bisa belajar mengenal berbagai jenis hewan, menikmati kuliner khas, hingga menghadiri pertunjukan komunitas di ruang terbuka yang artistik.

“Kami ingin agar para pedagang tidak hanya memiliki tempat baru, tetapi juga bisa naik kelas,” tambah Ratu.

Ia menjelaskan bahwa dukungan pelatihan dan promosi bagi peserta Jakpreneur akan terus digencarkan agar para pelaku usaha bisa mandiri dan berkembang.

Menurutnya, kehadiran sentra ini merupakan bagian dari semangat kota yang modern, manusiawi, serta berpihak pada pelaku usaha lokal. Ia berharap, kawasan tersebut dapat menjadi ruang publik yang menghubungkan ekonomi rakyat, kreativitas, dan rekreasi keluarga.

“Kami ingin menjadikan sentra ini bukan sekadar tempat berdagang, tetapi juga destinasi baru warga Jakarta untuk berbelanja, berekreasi, dan menikmati suasana kota yang lebih hijau dan tertata,” tutup Ratu.

Dengan konsep yang menyatukan ekonomi, budaya, dan edukasi, Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung diproyeksikan menjadi magnet baru bagi masyarakat ibu kota. Kawasan ini diharapkan menjadi simbol kemajuan Jakarta Selatan sebagai kota yang berdaya, kreatif, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.