Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Paus Benediktus XVI di Lapangan St. Petrus

📅 Jumat, 06 Jan 2023, 09:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Paus Benediktus XVI di Lapangan St. Petrus Doc: VOA/REUTERS/Remo Casilli
Ket. Ribuan orang menghadiri pemakaman mantan Paus Benediktus di Lapangan Santo Petrus di Vatikan, 5 Januari 2023.

JAKARTA - Ribuan pelayat berdatangan ke Lapangan Santo Petrus pada Kamis (5/1) pagi untuk mengikuti pemakaman Paus Emeritus Benediktus XVI. Mereka ingin memberi penghormatan terakhir kepada teolog Jerman itu yang membuat sejarah dengan pensiun dari kepausan. Mereka juga ingin mengikuti misa requem yang langka, dipimpin Paus bagi seorang mantan paus yang meninggal.

Kabut tebal menyelimuti Vatikan sebelum fajar, sewaktu polisi memasang detektor logam dan barikade, serta menggiring pelayat ke alun-alun. Para kepala negara dan keluarga kerajaan, rohaniwan dari seluruh dunia dan ribuan umat berduyun-duyun ke Vatikan, terlepas dari permintaan Benediktus yang menginginkan kesederhanaan dan upaya resmi untuk membuat pemakaman pertama seorang paus emeritus pada masa modern ini tetap berlangsung sederhana.

Banyak pelayat yang berasal dari daerah asal Benediktus, Bavaria. Mereka mengenakan busana tradisional, termasuk mantel wol untuk melindungi diri dari dinginnya pagi.

"Kami datang untuk memberi penghormatan kepada Benediktus dan ingin berada di sini hari ini untuk mengucapkan selamat tinggal," kata Raymond Mainar, dari sebuah desa kecil di sebelah timur Munich. "Ia adalah Paus yang sangat baik."

Terlahir sebagai Joseph Ratzinger, yang meninggal pada usia 95 pada 31 Desember lalu, Benediktus dianggap sebagai salah seorang teolog terbesar abad ke-20 dan menghabiskan hidupnya untuk menjunjung tinggi doktrin gereja. Namun, ia tercatat dalam sejarah karena satu tindakan yang revolusioner yang mengubah masa depan kepausan: Ia pensiun, dan menjadi paus pertama dalam enam abad yang melakukan itu.

Paus Fransiskus memuji keberanian Benediktus untuk mundur, seraya mengatakan ini "membuka pintu" bagi para paus lainnya untuk berbuat serupa. Paus Fransiskus sendiri baru-baru ini mengatakan ia telah meninggalkan instruksi tertulis yang menguraikan kondisi-kondisi di mana ia akan mengundurkan diri.

Paus Fransiskus dijadwalkan memimpin pemakaman, yang diperkirakan pihak berwenang akan dihadiri sekitar 100 ribu orang, lebih banyak daripada perkiraan sebelumnya, 60 ribu orang, lapor media Italia seraya mengutip rencana keamanan polisi.

Hanya Italia dan Jerman yang diundang untuk mengirimkan delegasi resmi. Namun, para kepala negara dan pemerintahan lainnya menerima tawaran Vatikan dan datang dalam kapasitas pribadi mereka. Mereka mencakup beberapa kepala negara, sedikitnya empat perdana menteri dan dua delegasi perwakilan kerajaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.