Prajurit TNI Rejang Lebong Bantu Warga Bersihkan Lumpur Banjir 3 Kecamatan
📅 Kamis, 01 Jan 2026, 18:12 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Brigif TP 88/KBK Rejang Lebong
REJANG LEBONG, BENGKULU - Prajurit TNI dari Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 88/Kesatria Bukit Kaba (KBK) Rejang Lebong, Bengkulu, dikerahkan ke tiga desa di Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI) guna membantu warga setempat membersihkan bekas material banjir bandang yang melanda daerah itu pada 30 Desember 2025.
"Personel Brigif TP 88/KBK kami kerahkan ke lapangan guna melaksanakan kegiatan pembersihan lumpur serta membantu warga terdampak banjir di Desa Lubuk Belimbing 1, Desa Suka Marindu, dan Desa Sari Pulau, Kecamatan SBI," kata Komandan Brigif TP 88/KBK Rejang Lebong Kolonel Inf Sumardi dalam keterangan tertulis di Rejang Lebong, Kamis.
Mereka membantu warga membersihkan lumpur dan sisa-sisa material banjir, melakukan pengecekan kerusakan akibat bencana alam itu, serta melakukan pendampingan penyaluran bantuan.
Kegiatan kemanusiaan ini, kata dia, merupakan bentuk kepedulian TNI bersama Pemkab Rejang Lebong dalam membantu masyarakat pascabencana banjir yang melanda sejumlah desa di wilayah tersebut.
Akibat banjir bandang yang menerjang tiga desa tersebut, kata dia, puluhan rumah warga terendam banjir, bahkan ada beberapa rumah yang hanyut, serta merusak areal pertanian. Bahkan ada satu orang yang dinyatakan meninggal dunia akibat terseret banjir.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta mempercepat proses pemulihan pascabencana. TNI bersama pemda dan unsur terkait berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat dan bencana alam," ucapnya.
Sebelumnya Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong M Budianto menyebutkan banjir yang melanda tiga desa di Kecamatan SBI pada 30 Desember 2025 telah menyebabkan 81 Kepala Keluarga (KK) terdampak serta merusak areal pertanian sawah warga.
"Banjir ini menyebabkan tanggul jebol sehingga air naik ke pemukiman penduduk setinggi satu meter dan merusak sebagian fasilitas jembatan dan saluran drainase," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun warga yang terdampak banjir ini, kata dia, dalam wilayah Desa Lubuk Belimbing I sebanyak 60 KK, dengan nilai kerugian sementara sebesar Rp100 juta, kemudian di Desa Sari Pulau dialami tiga KK dengan nilai kerugian berkisar Rp50 juta, serta di Desa Sukamerindu dialami oleh 18 KK.
Kemudian banjir di wilayah Desa Sukamerindu, selain merendam rumah penduduk juga areal pertanian warga berupa tanaman padi siap panen milik warga yang bernama Heli Putra seluas 0,75 hektare, Nurani seluas 0,5 hektare, dan Endi seluas 0,5 hektare. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!