Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Kemarau 2026, PDAM Lombok Tengah Perbaiki Jaringan Pipa Air

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 17:13 WIB | Oleh:
Antisipasi Kemarau 2026, PDAM Lombok Tengah Perbaiki Jaringan Pipa Air Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi
Ket. Direktur Utama PDAM Kabupaten Lombok Tengah Provinsi NTB Bambang Supraptomo.

LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan pihaknya sedang fokus melakukan perbaikan jaringan pipa air bersih yang mengalami kebocoran sebagai salah satu langkah antisipasi mengoptimalkan pelayanan pada musim kemarau tahun ini.

"Kondisi ketersediaan air bersih hingga Juni 2026 ini masih aman," kata Direktur Utama PDAM Kabupaten Lombok Tengah Bambang Supraptomo di Lombok Tengah, Kamis (4/6).

Memasuki musim kemarau saat ini, kata dia, ketersediaan air bersih memang masih aman, hanya saja diprediksikan beberapa bulan ke depan baru debit air mengalami penurunan, sehingga PDAM sudah mulai merancang berbagai langkah antisipasi.

"Dengan adanya berbagai informasi terkait potensi kemarau panjang dan beberapa minggu terakhir tidak terjadi hujan lagi, maka potensi pengurangan debit air akan terjadi dalam beberapa bulan terakhir," katanya.

Ia mengatakan kondisi debit air per hari ini masih normal pada angka 800 liter per detik dan sangat cukup untuk memberikan pelayanan kepada seluruh pelanggan yang diambilkan dari berbagai sumber mata air.

Meski ketersediaan air masih cukup, namun pihaknya mengaku saat ini terjadi sistem bergilir untuk para pelanggan, bukan disebabkan karena kekurangan debit air tapi lebih disebabkan pada kondisi sistem jaringan dan infrastruktur pendukung yang kurang memadai.

“Saat ini memang ada sistem bergilir, tapi bukan karena kekurangan air namun lebih pada kondisi jaringan yang memang butuh perbaikan," katanya.

Untuk mengantisipasi datangnya musim kemarau, pihak PDAM akan melakukan evaluasi terkait dengan potensi sumber mata air, mengingat sumber mata air PDAM masih berada di alam terbuka sehingga diperlukan optimalisasi sumber mata air.

“Selain itu perlu evaluasi jaringan-jaringan, jadi pipa-pipa yang perlu diganti agar air yang terbatas ini bisa melayani masyarakat secara maksimal. Jadi ada pengaturan tekanan yang bisa dilakukan,” ucapnya.

Bambang menambahkan alternatif terakhir jika terjadi musim kemarau yang berkepanjangan yakni dengan menyiagakan mobil tangki. Ada sekitar lima mobil tangki yang disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat jika terjadi potensi terburuk yakni para pelanggan tidak bisa terlayani dengan maksimal oleh sistem perpipaan.

“Meski saat ini masih aman, tapi kami tetap harus menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk datangnya musim kemarau ini. Solusi terakhirnya dengan melakukan penyaluran air bersih kepada para pelanggan jika tidak bisa terlayani dengan maksimal,” katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Ekonomi
Pekerja sektor persampahan ...
Megapolitan
Pemkot Jaktim Minta Pelamar...
Luar Negeri
Trump Ingin Maju Lagi, Inca...
Daerah
Aksi Lomba ketangkasan pema...

Bulan imunisasi anak sekolah di Solo

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Bulan imunisasi anak sekola...
Persija vs Persib Digelar di SUGBK, Cek Jadwal Super League 2026

Persija vs Persib Digelar di SUGBK, Cek Jadwal Super League 2026

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.