Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petinggi Asean Bertemu dengan Pimpinan Junta

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petinggi Asean Bertemu dengan Pimpinan Junta Doc: AFP/MYANMAR MILITARY INFORMATION TEAM
Ket. Pemimpin junta Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing

YANGON - Panglima militer Myanmar telah mengadakan pembicaraan dengan para pejabat tinggi Asean mengenai partisipasi junta di blok regional Asia tenggara, yang telah diisolasi sejak kudeta tahun 2021, media pemerintah melaporkan pada Kamis (16/5).

Asean yang beranggotakan 10 negara, sejauh ini telah melakukan upaya diplomatik yang sia-sia untuk menyelesaikan konflik yang dipicu oleh kudeta militer, yang telah menyebabkan 2,7 juta orang mengungsi, menurut PBB.

Saat ini Myanmar masih menjadi anggota Asean, namun para jenderal tersebut tidak dilibatkan dalam pertemuan tingkat tinggi karena penolakan mereka untuk terlibat dalam rencana perdamaian dan dengan lawan-lawan mereka.

"Panglima Angkatan Darat Min Aung Hlaing bertemu dengan utusan khusus Asean, Alounkeo Kittikhoun, dan Sekretaris Jenderal Asean, Kao Kim Hourn, pada tanggal 15 Mei di Ibu Kota Naypyitaw," menurut Global New Light of Myanmar. "Mereka bertukar pandangan mengenai isu kerjasama Myanmar di Asean," imbuh surat kabar milik negara itu.

Mereka juga membahas kerja sama terbaik Myanmar di Asean, kondisi partisipasi Myanmar dalam pertemuan Asean dan rencana junta untuk mengadakan pemilu baru, kata surat kabar itu.

Tindakan Keras

Krisis Myanmar telah memecah belah Asean. Indonesia, Malaysia dan Filipina, telah menyerukan tindakan yang lebih keras terhadap junta, sementara Thailand telah mengadakan pembicaraan bilateral dengan para jenderal serta pemimpin demokrasi Aung San Suu Kyi yang ditahan.

Pada tahun 2023, para pejabat di Indonesia mengadakan pembicaraan dengan pemerintah bayangan Myanmar yang menamakan diri sebagai Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) yang didominasi oleh anggota parlemen yang digulingkan dalam kudeta dan yang oleh junta ditetapkan sebagai organisasi teroris.

Pada Januari, junta mengirim seorang birokrat senior ke pertemuan para menteri luar negeri Asean di Laos, pertama kalinya negara tersebut menghadiri pertemuan tingkat tinggi blok tersebut dalam lebih dari dua tahun.

Lebih dari 5.000 orang telah terbunuh dan lebih dari 26.000 orang ditangkap dalam tindakan keras militer terhadap perbedaan pendapat sejak kudeta, menurut kelompok pemantau lokal.

Kudeta tersebut mengakhiri eksperimen demokrasi yang berumur pendek dan menjerumuskan negara Asia tenggara itu ke dalam kekacauan.

Di sebagian besar wilayah negara, junta sedang memerangi kelompok bersenjata etnis minoritas, serta kelompok Pasukan Pertahanan Rakyat yang prodemokrasi.AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.