Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertarungan Komunitas Ilmuwan Demi Selamatkan Sungai Bersejarah di Inggris

📅 Sabtu, 09 Sep 2023, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertarungan Komunitas Ilmuwan Demi Selamatkan Sungai Bersejarah di Inggris Doc: AFP/Darren Staples
Ket. Periksa Sampel Air | Pat Stirling, seorang konsultan jejak karbon yang jadi bagian dari komunitas ilmuwan, sedang memeriksa sampel air Sungai Wye di Wales Selatan pada pertengahan Agustus lalu. Stirling bersama 250 anggota komunitas ilmuwan terus memantau kualitas air Sungai Wye agar bisa menyematkan sungai bersejarah di Inggris ini dari ancaman krisis ekologi.

Di tepi Sungai Wye di perbatasan antara Inggris dan Wales, Pat Stirling melemparkan tabung pengukur plastik yang diikatkan ke tali ke dalam air. Di hulu dan hilir sungai, tim yang terdiri dari 250 orang lainnya telah melakukan hal yang sama dengan harapan dapat menyelamatkan sungai tersebut dari krisis ekologi yang sedang berlangsung.

"Sungai semakin menyusut. Hal berikutnya adalah sungai itu mati sebagian, lalu mati sepenuhnya," kata Stirling kepadaAFPdi sela-sela pengujian.

Para peneliti mengatakan bahwa setelah bertahun-tahun diabaikan, data mereka akhirnya menemukan masalah polusi yang sebagian besar disebabkan oleh kotoran ayam.

Lembah Wye dan sungainya yang berkelok-kelok, dahulu kala telah menginspirasi penyair romantis William Wordsworth yang mengaguminya dalam puisi berjudulTintern Abbey(1798). Membentang sejauh 250 kilometer dari sumbernya di pertengahan Wales hingga muara Severn, Sungai Wye melintasi pedesaan yang menakjubkan.

Namun pada tahun 2020 mulai terlihat tanda-tanda bahwa sungai dan satwa liar langka berada di bawah ancaman. Orang-orang memperhatikan bahwa batu-batu yang biasanya halus di dasar sungai telah menjadi menipis, kata Stirling, 43 tahun, seorang konsultan jejak karbon yang berasal dari Australia.

Kehidupan burung dan serangga pun menyusut dan para pemancing menyadari bahwa ikan kesulitan untuk tumbuh ke ukuran yang lebih besar. Yang paling mencolok adalah Water Crowfoot, tanaman air berbunga yang dulunya memenuhi sungai kini sudah menghilang.

Tudingan pertama penyebab polusi mengarah ke instalasi pengolahan limbah terdekat. Namun karena tidak ada perubahan dalam cara pengoperasian kilang pengolahan limbah tersebut, penduduk setempat menyimpulkan bahwa polusi yang dihasilkan tidak lebih besar dari sebelumnya.

"Anda bisa memotret limpahan limbah, tapi yang tidak bisa Anda foto adalah banyaknya kotoran hewan yang keluar dari peternakan unggas intensif," kata Stirling.

Sebuah studi menunjukkan banyaknya jumlah peternakan unggas yang bermunculan di sepanjang sungai dalam beberapa tahun terakhir. Para aktivis memperkirakan bahwa kini terdapat 20 juta unggas yang dibudidayakan di wilayah Sungai Wye dalam lebih dari 760 peternakan.

Peternakan-peternakan tersebut memasok pabrik pengolahan ayam yang dijalankan oleh Avara Foods di Hereford, yang satu dekade lalu memenangkan kontrak besar untuk memasok ayam potong ke supermarket raksasa Inggris, Tesco.

Setelah satu laporan insiden polusi, Stirling menyelidiki dan menemukan bau yang sangat menyengat dan hal-hal yang benar-benar menjijikkan di mana-mana. "Ada yang tidak beres. Saya mengambil sampel dan mengidentifikasi bahwa itu berasal dari peternakan tertentu," kata dia.

Rusak Kualitas Air

Kotoran yang dihasilkan kandang ayam mengandung unsur hara penting fosfor dalam jumlah tinggi, yang jika berlebihan akan merusak kualitas air. Kotoran tersebut disebarkan ke lahan pertanian dan kemudian dibawa ke sungai melalui hujan atau dibuang langsung ke sungai.

"Kadar fosfor Wye hampir 60 persen lebih tinggi dari rata-rata nasional," kata ilmuwan Universitas Lancaster, Paul Wither, kepada anggota parlemen tahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.