Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tangerang Pastikan Keamanan Produk Pangan di Pasar

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Pemkab Tangerang Pastikan Keamanan Produk Pangan di Pasar Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah melakukan pengawasan produk pangan di Pasar Gudang Tigaraksa, Tangerang, Banten, Kamis (23/10).

Kabupaten Tangerang -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) setempat melakukan pengawasan terhadap keamanan sejumlah produk makanan yang beredar di pasar.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah di Tangerang, Kamis, mengatakan untuk memastikan keamanan produk pangan yang beredar di wilayah tersebut dilakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Berdasarkan peninjauan, kata dia, ditemukan bahan makanan mengandung zat berbahaya, seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil

"Tadi kita sudah saksikan bersama ada beberapa temuan dari tahu dan juga mi kuning yang mengandung formalin, juga ada yang mengandung zat pewarna tekstil," ucap dia setelah melakukan pengecekan di Pasar Gudang Tigaraksa Kabupaten Tangerang

Ia mengatakan temuan tersebut meliputi beberapa jenis komoditas, antara lain mi kuning, tahu putih, teri nasi, dan kue sagon bakar.

Dia menjelaskan Pemkab Tangerang bersama BPOM melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan yang beredar di pasar.

"Kita ingin memastikan semua bahan makanan yang beredar di pasar aman dan sehat," katanya.

Dinas Kesehatan akan melakukan pembinaan terhadap pedagang, sedangkan BPOM akan menelusuri asal produk yang mengandung bahan berbahaya itu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengimbau para pedagang lebih selektif dalam menerima pasokan produk makanan dari distributor.

Hal itu, kata dia, untuk mencegah peredaran makanan berbahaya di pasaran.

"Kita berharap pedagang paham bahwa jenis jenis makanan yang berbahaya, sehingga mereka tidak sembarangan menjual makanan yang mengandung zat tersebut dan menimbulkan penyakit berbahaya bagi masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Truk Seruduk Truk di Tol Ja...
Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Meng...
Olahraga
Gol Kevin Diks Melecut Sema...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.