Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertanian Kota untuk Perkuat Ketahanan Pangan

📅 Rabu, 18 Sep 2024, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertanian Kota untuk Perkuat Ketahanan Pangan Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Kemandirian Pangan Daerah--Salah satu stan Festival Urban Farming 2024, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Selasa (17/9). Kegiatan ini dalam rangka mendukung percepatan ketersediaan pangan. Tujuan lain festival untuk edukasi dan promosi kegiatan pertanian perkotaan.

JAKARTA - Dengan memanfaatkan lahan perkotaan untuk pertanian akan menjadi salah satu strategi Pemprov Jakarta memperkuat ketahanan pangan. "Kegiatan pertanian perkotaan sangat penting dengan memanfaatkan lingkungan untuk bertanam." Jelas Penjabat Gubernur Jakarta Heru Budi, Selasa.

Pertanian kota menghasilkan pangan bergizi bagi keluarga dan mampu membantu mengendalikan inflasi daerah maupun nasional. Heru menyebutkan, di tengah keterbatasan lahan, warga masih bisa menanam pohon produktif maupun pelindung di lahan-lahan kosong, fasilitas umum, bawah kolong tol, pinggir danau, bantaran kali, dan lahan perkantoran.

"Berbagai potensi tersebut jika dapat dimanfaatkan dengan baik, maka Provinsi Jakarta dapat lebih cepat mengatasi stunting. Kita bisa memanfaatkan dengan budi daya sayuran, buah-buahan, dan ikan," ujar Heru.

Dalam rangka mendukung percepatan ketersediaan pangan, serta perbaikan kualitas lingkungan dan pendapatan masyarakat, Pemprov Jakarta menyelenggarakan Festival Urban Farming 2024, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Festival dilaksanakan 17-19 September di TIM dengan tema "Hijaukan Jakarta, Wujudkan Ketahanan Pangan."

Jenis kegiatan yang dilaksanakan meliputi pameran, bazar UMKM, seminar, talkshow, pelatihan, bimbingan teknis, dan lomba. Ada juga pelayanan gratis berupa bibit tanaman, benih ikan, kesehatan hewan dan konsultasi terkait pertanian perkotaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Suharini Eliawati, menuturkan, Festival Urban Farming kali ini merupakan yang ketiga. Kegiatan ini menjadi sarana berkumpulnya para pemegang kebijakan pertanian perkotaan. Ini baik dunia usaha, pemerintahan, akademisi, lembaga keuangan, praktisi, kelompok tani, maupun masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.