Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cloudflare Ubah Cara Perayap AI Mengikis Data Internet Secara Luas dengan Pendekatan Berbasis Izin

📅 Jumat, 04 Jul 2025, 15:35 WIB | Oleh:
Cloudflare Ubah Cara Perayap AI Mengikis Data Internet Secara Luas dengan Pendekatan Berbasis Izin Doc: Cloudflare, Inc
Ket. Cloudflare, Inc, perusahaan cloud konektivitas terkemuka, hari ini mengumumkan saat ini menjadi penyedia infrastruktur Internet pertama yang memblokir perayap.

JAKARTA – Cloudflare, Inc perusahaan cloud konektivitas terkemuka, hari ini mengumumkan saat ini menjadi penyedia infrastruktur Internet pertama yang memblokir perayap (crawler) AI yang mengakses konten tanpa izin atau kompensasi, secara default.

Mulai hari Kamis (3/7), pemilik situs web dapat memilih apakah mereka ingin perayap AI mengakses konten mereka, dan memutuskan bagaimana perusahaan AI dapat menggunakannya. Perusahaan AI kini juga dapat menyatakan tujuan mereka dengan jelas apakah perayap mereka digunakan untuk pelatihan, inferensi, atau pencarian untuk membantu pemilik situs web memutuskan perayap mana yang akan diizinkan. Pengaturan default baru Cloudflare adalah langkah pertama menuju masa depan yang lebih berkelanjutan bagi para kreator konten dan inovator AI.

Selama beberapa dekade, Internet telah beroperasi dengan pertukaran sederhana: mesin pencari mengindeks konten dan mengarahkan pengguna kembali ke situs web asli, menghasilkan lalu lintas dan pendapatan iklan untuk situs web dari semua ukuran. Siklus ini memberi penghargaan kepada kreator yang menghasilkan konten berkualitas dengan uang dan pengikut, sekaligus membantu pengguna menemukan informasi baru dan relevan.

Model itu sekarang sudah rusak. Perayap AI mengumpulkan konten seperti teks, artikel, dan images untuk menghasilkan jawaban, tanpa mengarahkan pengunjung ke sumber aslinya—merampas pendapatan kreator konten, dan kepuasan mengetahui seseorang membaca konten mereka. Jika insentif untuk membuat konten asli dan berkualitas hilang, masyarakat akan mengalami kerugian dan masa depan Internet pun terancam.

"Jika Internet ingin bertahan di era AI, kita perlu memberikan penerbit kontrol yang layak mereka dapatkan dan membangun model ekonomi baru yang menguntungkan semua orang—kreator, konsumen, pendiri AI masa depan, dan masa depan web itu sendiri," kata Matthew Prince, salah satu pendiri & CEO Cloudflare melalui keterangan tertulisnya pada hari Kamis (3/7).

“Konten asli adalah hal yang menjadikan Internet salah satu penemuan terbesar di abad lalu, dan penting bagi kreator untuk terus membuatnya. Perayap AI telah mengikis konten tanpa batas. Sasaran kami adalah mengembalikan kekuatan ke tangan para kreator, sekaligus tetap membantu perusahaan AI berinovasi. Ini tentang menjaga masa depan Internet yang bebas dan dinamis dengan model baru yang bermanfaat bagi semua orang,” paparnya.

“Pendekatan inovatif Cloudflare untuk memblokir perayap AI adalah terobosan bagi penerbit dan menjadi standar baru untuk penghormatan konten secara online Ketika perusahaan AI tidak lagi dapat mengambil apa pun yang mereka inginkan secara gratis, ini membuka pintu bagi inovasi berkelanjutan yang dibangun atas dasar izin dan kemitraan,” kata Roger Lynch, CEO Condé Nast.

 “Ini menjadi langkah penting menuju terciptanya pertukaran nilai yang adil di Internet yang melindungi kreator, mendukung jurnalisme berkualitas, dan meminta pertanggungjawaban perusahaan AI,” ujarnya.

“Kami telah lama mengatakan bahwa platform AI harus memberikan kompensasi yang adil kepada penerbit dan kreator konten untuk menggunakan konten kami. “Kami sekarang dapat membatasi akses ke konten kami hanya kepada mitra AI yang bersedia terlibat dalam pengaturan yang adil,” kata Neil Vogel, CEO Dotdash Meredith.

“Kami bangga mendukung Cloudflare dan menantikan penggunaan alat mereka untuk melindungi konten kami dan web terbuka,” tambahnya.

"Sebagai penerbit terbesar di negara ini, yang terdiri dari USA Today dan lebih dari 200 penerbitan lokal di seluruh Jaringan USA Today, memblok pengambilan konten yang tidak sah dan penggunaan konten asli kami tanpa kompensasi yang adil sangatlah penting," kata Renn Turiano, Chief Consumer and Product Officer, Gannett Media. “Ketika industri kami menghadapi tantangan ini, kami optimis teknologi Cloudflare akan membantu memerangi pencurian kekayaan intelektual berharga,” ungkapnya.

“Para kreator dan penerbit di seluruh dunia memanfaatkan Pinterest untuk mengembangkan bisnis mereka, menjangkau audiens baru, dan mengukur kesuksesan mereka secara langsung. Seiring AI terus membentuk kembali lanskap digital, kami berkomitmen untuk membangun infrastruktur Internet yang sehat, di mana konten digunakan sesuai dengan tujuannya, sehingga kreator dan penerbit dapat berkembang,” ucap Bill Ready, CEO Pinterest.

“Perusahaan AI, mesin pencari, peneliti, dan siapa pun yang menjelajahi situs harus sesuai dengan pernyataan mereka. "Dan platform apa pun di web seharusnya memiliki hak untuk menentukan siapa yang mengambil konten mereka dan untuk tujuan apa,” kata Steve Huffman, salah satu pendiri dan CEO Reddit.

“Seluruh ekosistem kreator, platform, pengguna web, dan perayap akan menjadi lebih baik ketika perayapan lebih transparan dan terkendali, dan upaya Cloudflare merupakan langkah ke arah yang benar bagi semua orang.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.