Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Percepat Pembongkaran Sampah Kurangi Antrean Truk

📅 Senin, 24 Jun 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Percepat Pembongkaran Sampah Kurangi Antrean Truk Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Pj Wali Kota Tangerang Nurdin saat meninjau pengelolaan sampah di TPA Rawa Kucing, Minggu (23/6).

Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup agar mempercepat proses pembongkaran sampah sehingga bisa mengurangi antrean truk di sepanjang jalan menuju lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.

"Kalau proses pembongkarannya lancar minimal bisa mengurangi antrean truk sampah, sehingga tidak mengganggu lalu lintas di sekitar TPA," kata Nurdin saat meninjau pengelolaan sampah di TPA Rawa Kucing, Minggu (23/6).

Dalam kegiatan yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wawan Fauzi beserta jajaran, Pj Wali Kota Nurdin mengecek langsung proses pengangkutan dan pembongkaran sampah dari truk-truk sampah ke TPA Rawa Kucing.

Ia juga menginstruksikan kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup agar bisa melakukan normalisasi TPA Rawa Kucing, dengan melakukan penataan dan pengetatan terhadap sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing.

"Pastikan TPA Rawa Kucing hanya menampung residu sampah yang telah dikelola. Optimalkan TPST 3R yang telah ada dan libatkan masyarakat untuk bisa mengurangi sampah langsung dari sumbernya," ujar dia.

Menurut dia, pengelolaan sampah ini memerlukan keterlibatan semua pihak, sehingga seluruh komponen harus terlibat aktif dalam pengelolaan sampah.

"Pemerintah sebagai fasilitator dan regulator harus bisa berperan lebih, namun di sisi lain masyarakat juga harus sadar bahwa daya tampung TPA kita terbatas. Sambil menunggu teknologi yang tepat tidak ada salahnya bila kita bisa bertanggung jawab terhadap sampah yang kita hasilkan, minimal dengan mengurangi sampah dari rumah kita masing-masing," katanya.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup meluncurkan inovasi baru yaitu Mobil Wasgakum dan Mobil Pengangkut Sampah Spesifik atau Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman menyampaikan bahwa saat ini produksi sampah harian mencapai sekitar 1.300 ton, termasuk sampah B3 seperti limbah elektronik dan obat-obatan kedaluwarsa, yang tentunya perlu penanganan secara berkelanjutan.

"Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menghadirkan inovasi baru yaitu Mobil Wasgakum yang diperuntukkan bagi pemantauan limbah B3," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.