Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Aceh Minta Pengelola Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Berikan Kompensasi 3.000 Riyal per JCH

📅 Senin, 04 Mei 2026, 19:38 WIB | Oleh:
Pemerintah Aceh Minta Pengelola Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Berikan Kompensasi 3.000 Riyal per JCH Doc: ANTARA/Rahmat Fajri
Ket. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan haji Aceh 2026 di Banda Aceh, Senin (4/5).

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh meminta pengelola Baitul Asyi memberikan kompensasi dana wakaf kepada jamaah calon haji (JCH) Aceh sebesar (Saudi Arabian Riyal) SAR 3.000 atau setara 13,8 juta rupiah per orang (kurs Rp4.621).

"Pemerintah Aceh sudah menyurati untuk meminta tambahan, kalau tahun lalu dua ribu riyal, sekarang tiga ribu riyal, tapi itu kita masih menunggu," kata Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dalam jumpa pers di Banda Aceh, Senin (4/5).

Untuk diketahui, pada musim haji 2025 jamaah asal Aceh menerima dana kompensasi wakaf Baitul Asyi sebesar SAR 2.000 atau sekitar 8,7 juta rupiah (kurs Rp4.730). Angka tersebut juga naik dibandingkan dua tahun sebelumnya sekitar SAR 1.500 per orang.

Sebagai informasi, JCH Aceh setiap tahunnya mendapatkan dana kompensasi wakaf dari hotel Baitul Asyi di Makkah dengan jumlah berbeda-beda setiap musim haji.

Baitul Asyi sendiri merupakan lembaga wakaf produktif di Makkah yang didirikan oleh tokoh Aceh bernama Habib Bugak Al-Asyi pada awal 1800-an. Aset ini dikelola menjadi hotel mewah yang hasilnya dibagikan sebagai kompensasi wakaf kepada setiap jamaah calon haji asal Aceh.

Fadhlullah menyampaikan, berapa jumlah dana wakaf yang diberikan nantinya belum dapat dipastikan, baru dapat diketahui saat pemberian pertama pada 10 Mei 2026.

Tetapi, dia berani memastikan bahwa dana wakaf tersebut tidak bakal turun, bahkan kemungkinan semakin tinggi sesuai pertemuannya dengan pengelola atau nazir wakaf Baitul Asyi musim haji lalu.

"Saya sudah pernah bertemu pengelola Baitul Asyi Syekh Abullatif Baltou, dana wakaf ini tidak mungkin turun, kecuali ada bencana seperti dulu, Covid-19 dan lainnya," ujarnya.

Tak hanya itu, tambah Fadhlullah, dari pembicaraannya dengan nazir wakaf tersebut, kompensasi ini juga terus diberikan tanpa batas waktu tertentu kepada jamaah Aceh.

"Saya tanya sampai kapan masyarakat mendapatkan dana wakaf, dijawab itu sampai akhir massa," katanya.

Tak hanya itu, lanjut dia, dalam rangka menyukseskan pelayanan haji Aceh, pemerintah pusat juga menambah 10 kuota tambahan untuk Aceh, di antaranya diperuntukkan empat untuk pejabat daerah, empat ulama, dan dua petugas yang membantu membagikan wakaf Baitul Asyi.

"Tahun ini kita minta tambahan kuota khusus dari pusat, dan dua orang kita siapkan untuk petugas yang membagikan wakaf Baitul Asyi. Ini bagian dari pelayanan terbaik pemerintah untuk jamaah haji Aceh," demikian Fadhlullah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.