Penerima 'Wildcard' Juara Washington Open
📅 Selasa, 06 Agu 2024, 06:56 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Ben Stansall / AFP
WASHINGTON - Mantan petenis peringkat dua dunia, Paula Badosa, memenangkan gelar pertamanya dalam lebih dari dua tahun terakhir dengan mengalahkan peringkat 43, Marie Bouzkova, 6-1, 4-6, 6-4, Senin (5/8). Juara turnamen Washington Open itu merupakan gelar WTA Tour keempat dalam karier Badosa, setelah terakhir kali memenangkan gelar di Sydney pada 2022.
Badosa adalah petenis penerima wildcard kedua yang memenangkan gelar WTA Tour musim ini, mengikuti jejak Jelena Ostapenko yang meraih gelar di Linz awal tahun ini. Setelah memasuki turnamen dengan berada di peringkat 62, petenis berusia 26 tahun ini akan meninggalkan ibu kota AS dengan peringkat 50 besar untuk pertama kalinya sejak Agustus tahun lalu.
Dia akan melampaui Christina Bucsa sebagai petenis Spanyol dengan peringkat tertinggi di WTA. "Ini terutama dengan yang saya alami tahun lalu. Memenangkan gelar besar seperti turnamen level 500, mengalahkan pemain terbaik dunia, bersaing dengan mereka lagi. Ini sangat berarti," ujar Badosa. Itulah alasan dia memiliki campuran emosi ini. Dia sangat gugup karena benar-benar menginginkannya.
Hasil ini merupakan kebangkitan Badosa yang terlempar dari 100 besar setelah mengalami fraktur stres di punggungnya musim lalu. Setelah berjuang untuk meraih kemenangan berturut-turut selama lima bulan pertama tahun ini, Badosa telah membalikkan musimnya dalam dua bulan terakhir.
Satu tahun yang lalu dia berada di sofa. Jadi sekarang perbedaannya sangat besar. Sekarang dia seorang atlet lagi. Membangun momentum dari babak 16 besar di Roma, Badosa melanjutkan dengan mencapai perempat final Bad Homburg dan babak 16 besar di Wimbledon. Pencapaiannya di Wimbledon adalah penampilan hingga pekan kedua pertamanya di Grand Slam sejak 2022.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahkan sebelum turnamen dia percaya diri. Dia perlu memenangkan sesuatu, gelar besar. Dia tidak selalu senang dengan final dan semifinal, tapi ingin memenangkan gelar. Badosa sangat perfeksionis. Tentu saja, terkadang hal itu membuat terpuruk, tetapi juga dalam momen-momen penting, memberi lebih banyak. Dia merasa sangat membutuhkan momen ini.
Badosa memasuki final dengan catatan menang-kalah 2-0 melawan Bouzkova. Setelah menang atas Sofia Kenin, Liudmila Samsonova, Emma Raducanu, dan Caroline Dolehide, Badosa tampak siap untuk meraih kemenangan cepat. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!