Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Cabai Stabil Sepanjang Libur Lebaran

📅 Jumat, 04 Apr 2025, 19:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Harga Cabai Stabil Sepanjang Libur Lebaran Doc: istimewa
Ket. aktivitas di pasar

JAKARTA- Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga cabai tetap stabil selama libur Lebaran 2025. Pemantauan yang dilakukan Direktorat Jenderal Hortikultura menunjukkan bahwa harga di tingkat petani tidak mengalami kenaikan signifikan, meskipun terjadi penurunan aktivitas pasar akibat momen libur panjang.

Seperti yang sudah menjadi tradisi, aktivitas pasar cenderung menurun selama Lebaran karena banyak petani dan pedagang sayur berlibur atau bersilaturahmi dengan keluarga. Di Pasar Induk Jakabaring, Sumatera Selatan, suasana jual-beli terlihat lebih sepi dibanding hari biasa. Hal ini turut berdampak pada permintaan cabai yang menurun.

Petani Champion Banjarnegara, Teguh, yang rutin memasok cabai ke Pasar Jakabaring Palembang, mengonfirmasi bahwa harga cabai merah keriting masih berada di kisaran Rp 25.000 - Rp 30.000 per kilogram. Namun, jumlah pasokan yang dikirimkan berkurang drastis.

“Biasanya kami mengirim 4 kuintal per hari, tetapi saat ini hanya bisa mengirim 1 kuintal karena pasar masih sepi,” ungkap Teguh (4/4).

Di Lombok Timur, harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp 200.000 per kilogram kini terpantau turun drastis, berada di kisaran Rp 40.000 per kilogram, dengan kemungkinan turun lebih lanjut.

Sementara di Enrekang, harga cabai rawit merah Rp 55.000 per kilogram, cabai merah besar Rp 40.000 per kilogram, dan cabai merah keriting Rp 40.000 per kilogram.

Di wilayah sentra pasokan ke Jakarta, Cianjur, harga cabai justru mengalami penurunan drastis. Menurut Suhendar, Petani Champion Cianjur, harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati turun menjadi Rp 30.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting hanya Rp 15.000 per kilogram.

“Pasar Induk Kramat Jati sepi pembeli, sehingga harga cabai anjlok,” ujar Kang Hendar.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Andi Muhammad Idil Fitri, menjelaskan bahwa fluktuasi harga cabai ini lebih disebabkan oleh fenomena tahunan sebelum dan sesudah Lebaran. Selama libur panjang, aktivitas di lapak dan pasar sayur menurun, karena banyak pedagang dan petani yang masih libur panen.

“Penurunan aktivitas di lapak sayuran menyebabkan pasokan berkurang sementara. Namun, ini hanya bersifat sementara, dan pasokan akan segera normal setelah libur Lebaran usai,” ujar Idil.

Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional per 4 April 2025, harga rata-rata cabai di tingkat produsen adalah:

 • Cabai rawit merah: Rp 56.500 per kilogram

 • Cabai merah keriting: Rp 36.143 per kilogram

 • Cabai merah besar: Rp 50.000 per kilogram

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.