Pendataan Pohon yang Tumbang karena Cuaca Ekstrem di Lima Desa di Haurwangi Cianjur
📅 Minggu, 12 Apr 2026, 23:36 WIB | Oleh: Tim PenulisCianjur - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat pohon tumbang akibat cuaca ekstrem melanda lima desa di Kecamatan Haurwangi, tidak ada korban jiwa atau rumah rusak namun penanganan terhambat karena ukuran pohon cukup besar.
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Minggu, mengatakan pohon tumbang berukuran besar terjadi di Desa Haurwangi, Sukatani, Ramasari, Kertasari, dan Cipeuyeum, akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Sabtu petang.
Sehingga penanganan bersama petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan baru dapat dilakukan pada Minggu pagi, karena hujan deras masih terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari.
"Rata-rata di satu desa terdapat dua sampai tiga titik pohon besar tumbang, sehingga penanganan dilakukan bersama puluhan petugas gabungan yang disebar ke lima desa," katanya.
Sebagian besar pohon tumbang terjadi area kosong jauh dari perkampungan sehingga hanya menutup landasan jalan penghubung antar desa dan salah satunya menutup jalur utama Bandung-Cianjur di Desa Cipeuyeum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Upaya penanganan cepat ditargetkan tuntas pada Minggu petang, sedangkan pohon yang menutup akses jalan di lima desa pada Minggu siang sudah dapat dilalui secara bergantian agar aktifitas warga tidak terhambat.
Pihaknya mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat melintas di jalur utama Cianjur terutama pada petang dan malam hari karena hujan deras disertai angin kencang kerap terjadi pada waktu tersebut.
"Sudah hampir satu pekan hujan deras disertai angin kencang terjadi pada petang hingga malam dengan intensitas tinggi, sehingga dapat memicu terjadinya bencana alam," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seiring cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur, pihaknya menyiagakan seluruh petugas dan 360 Relawan Tangguh Bencana (Retana) guna mengawasi, melaporkan, dan melakukan tindakan cepat ketika terjadi bencana termasuk evakuasi warga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!