Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pencabutan DMO Picu Harga Minyak Goreng Makin Liar

📅 Senin, 21 Mar 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pencabutan DMO Picu Harga Minyak Goreng Makin Liar Doc: ISTIMEWA
Ket. MASYHURI Guru Besar Fakultas Pertanian UGM - Dengan suplai yang melimpah maka otomatis harga akan turun dengan sendirinya tanpa perlu diintervensi.

» Pungutan ekspor terlalu rendah sehingga pengusaha tetap menikmati momentum harga yang melambung.

» Ekspor minyak goreng mesti dihentikan terlebih dahulu atau DMO dinaikkan ke angka 50 persen.

JAKARTA - Kebijakan pemerintah dalam menyelesaikan kelangkaan minyak goreng dengan menghapus kewajiban memenuhi pasar dalam negeri (domestic market obligation/DMO) dengan pungutan ekspor dinilai malah berpotensi menyebabkan harga minyak goreng semakin liar.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudisthira, di Jakarta, Minggu (20/3), mengatakan tarif pungutan ekspor yang dikenakan masih terlalu kecil, yakni maksimal 375 dollar AS per ton. Sementara harga CPO acuan bursa Roterdam saat ini mencapai 1.760 dollar AS per metric ton.

"Artinya, pungutan ekspor masih terlalu rendah sehingga pengusaha CPO tetap menikmati momentum harga CPO yang melambung. Mestinya pungutan ekspor maksimal menjadi 500-550 dollar AS per ton," tegas Bhima.

Dia menjelaskan, sepanjang pengusaha CPO merasa ekspor masih memberikan marjin yang tebal maka kecenderungan untuk memenuhi pasokan di dalam negeri menjadi berkurang.

"Sudah bagus kemarin ada DMO, tinggal penegakan aturan saja, eh… ini malah dicabut dan pakai pungutan. Dikhawatirkan harga minyak goreng makin liar, khususnya jelang Ramadan," kata Bhima.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi, Mamit Setiawan, mengaku justru mengusulkan agar ekspor minyak goreng mesti dihentikan terlebih dahulu atau DMO dinaikkan ke angka 50 persen. "Dengan kita stop ekspor maka saya yakin pasar akan banjir. Apalagi saat ini harga kembali dibuka sesuai keekonomian," papar Mamit.

Sebab, guna stabilisasi harga tidak akan memakan waktu yang lama untuk stop ekspor. "Ketika pasar sudah banjir, silakan dibuka kembali ekspor dan tetap ada DMO-nya dengan pengawasan ketat," kata Mamit. Kalau pemerintah sulit stop ekspor, dia memperkirakan harus menaikkan DMO sampai semuanya stabil, bila perlu sampai ke 50 persen. Dengan demikian, masyarakat tidak akan sulit lagi mendapatkan minyak goreng karena harga sudah ekonomis.

Suplai Melimpah

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Pertanian UGM, Masyhuri, mengatakan bahwa pemerintah harus tegas menggunakan instrumen untuk mengatur pasokan dan distribusi terkait dengan kelangkaan minyak goreng. DMO harus dinaikkan hingga 50 persen dan harus dijalankan pengusaha.

Kalau DMO sampai 50 persen maka otomatis suplai di pasaran berlimpah, sehingga tidak ada yang akan menimbun karena gudangnya tidak muat. "Dengan suplai yang melimpah maka otomatis harga akan turun dengan sendirinya tanpa perlu diintervensi. Harus diingat, minyak goreng ini faktor produksi utama UMKM, tak boleh lagi ada kelangkaan," kata Masyhuri.

Pemerintah, jelasnya, mesti menunjukkan bahwa negara ada dan bekerja sepenuhnya untuk kepentingan rakyat banyak, dan bukan hanya untuk pengusaha. Pengusaha telah mendapatkan semua kemudahan untuk berbisnis di negeri ini, seperti membuka hutan untuk membuka lahan sawit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.