Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penanaman Bibit Mangrove Jaga Ekosistem Kawasan Pesisir

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penanaman Bibit Mangrove Jaga Ekosistem Kawasan Pesisir Doc: Antara
Ket. Warga Kepulauan Seribu menanam ribuan bibit mangrove di Pantai Kresek, Pulau Pari, dalam peringatan Hari Bumi yang jatuh pada 22 April.

Jakarta - Penanaman ribuan bibit mangrove oleh berbagai pihak di Pantai Kresek, Pulau Pari, Kepulauan Seribu, sebagai upaya untuk menjaga ekosistem kawasan pesisir pantai dan mencegah abrasi.

"Penanaman 3.700 bibit mangrove di Pantai Kresek, Pulau Pari, digelar dalam memperingati Hari Bumi pada 22 April," kata Lurah Pulau Pari, Muhammad Adriansyah di Jakarta, Rabu (23/4).

Ia mengatakan, aksi nyata pelestarian lingkungan ini merupakan inisiatif swadaya dalam kolaborasi lintas sektor sebagai upaya melawan abrasi dan menjaga ekosistem pesisir.

Kegiatan ini sangat positif sebagai langkah konkret dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan ekosistem. "Khususnya bagi wilayah pesisir seperti Pulau Pari yang sangat membutuhkan perlindungan ekosistem," katanya. 

Menurut dia, penanaman ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Pospol Pulau Pari, Suku Dinas (Sudin) Perhubungan, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) serta Sudin Sumber Daya Air (SDA), perwakilan RT/RW, ormas dan tokoh masyarakat.

Kemudian komunitas lingkungan, perwakilan Kelurahan Pulau Pari, LMK, Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), PK3D, Puskesmas Pulau Pari hingga Duta Penggerak Lingkungan (DPL).

Adriansyah menilai hutan mangrove atau bakau memiliki peran penting dalam mencegah abrasi, menyerap emisi karbon serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis biota laut.

"Kepedulian masyarakat terhadap masa depan Pulau Pari dan generasi yang akan datang sangat luar biasa. Saya berharap semangat ini terus tumbuh," kata dia.

Ketua RW 04 Pulau Pari, Arief mengatakan, penanaman mangrove dilakukan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menghadapi ancaman abrasi yang terus mengancam garis pantai.

"Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan, khususnya mengantisipasi abrasi di Pantai Kresek," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.