Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Perluas Layanan Kesehatan Mental Hingga ke Posyandu

📅 Senin, 06 Okt 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Perluas Layanan Kesehatan Mental Hingga ke Posyandu Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno setelah menghadiri kegiatan "Expert Meeting Pertemuan Pakar Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Ramah Kesehatan Jiwa" di kawasan Jakarta Selatan, Senin (6/10).

Jakarta -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas layanan kesehatan mental, tidak hanya ke puskesmas, tetapi hingga posyandu sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan jiwa ibu, terutama selama masa kehamilan dan setelah melahirkan.

"Jakarta terus memperluas layanan kesehatan mental, dari penyediaan psikolog di puskesmas, konsultasi daring hingga penguatan peran posyandu dan kader kesehatan di tingkat masyarakat," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Jakarta, Senin.

Dalam kegiatan "Expert Meeting: Pertemuan Pakar Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Ramah Kesehatan Jiwa" di kawasan Jakarta Selatan, Senin, Rano menyampaikan posyandu harus menjadi ruang aman bagi ibu dan keluarga, salah satunya untuk mendapatkan dukungan emosional.

Menurut dia, ibu yang bahagia akan melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.

Sementara itu, layanan kesehatan jiwa sudah mulai diintegrasikan ke posyandu sejak 2024 untuk berbagai kelompok usia, mulai dari anak, remaja, hingga lansia.

Akan tetapi, dia belum dapat menyebutkan jumlah posyandu di Jakarta yang sudah bisa melayani masalah kesehatan jiwa karena masih dalam pendataan.

Dia melanjutkan para kader di posyandu pun kini tidak hanya melayani gizi dan imunisasi, tetapi juga memberikan edukasi serta dukungan awal bagi warga yang membutuhkan bantuan psikologis.

Dia menilai inovasi tersebut menunjukkan Jakarta bukan hanya berupaya menurunkan angka stunting, tetapi juga membangun generasi yang sehat secara fisik, mental, dan sosial.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Sebab kesehatan jiwa adalah fondasi dari kehidupan yang produktif dan bahagia," tutur Rano.

Dia menambahkan Pemprov DKI Jakarta berkomitmen membangun sistem pelayanan kesehatan yang semakin adaptif, cerdas, dan inklusif. Salah satu langkah yang telah ditempuh, yaitu menghadirkan Smart Posyandu.

Dia mengatakan inovasi layanan berbasis teknologi itu dapat mempercepat pelayanan, meningkatkan akurasi data serta memperkuat peran kader dalam edukasi dan pendampingan masyarakat.

"Mari kita jadikan setiap Posyandu sebagai ruang yang ramah anak, ramah ibu, dan ramah kesehatan jiwa," pungkas Rano. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.