Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Kebut Elektrifikasi Jalur Kereta Tanjung Priok–JIS Demi Urai Macet Jakarta

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 20:25 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Kebut Elektrifikasi Jalur Kereta Tanjung Priok–JIS Demi Urai Macet Jakarta Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong program elektrifikasi jalur kereta eksisting sebagai bagian dari transformasi transportasi publik. Langkah ini juga menjadi strategi penting dalam mengurangi emisi karbon di wilayah perkotaan yang padat.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong program elektrifikasi jalur kereta eksisting sebagai bagian dari transformasi transportasi publik. Langkah ini juga menjadi strategi penting dalam mengurangi emisi karbon di wilayah perkotaan yang padat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa jalur kereta lama akan dimanfaatkan kembali dengan sistem tenaga listrik. Kebijakan ini dinilai lebih efisien karena tidak memerlukan pembangunan jalur baru yang memakan waktu dan biaya besar.

"Rutenya kurang lebih 16 kilometer pada tahap awal, kemudian sekitar 28 kilometer pada tahap berikutnya. Ini bukan pembangunan baru, melainkan pemanfaatan jalur kereta nonlistrik menjadi listrik," tuturnya.

Menurut Pramono, elektrifikasi akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan transportasi publik. Sistem kereta listrik dinilai lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan dibandingkan dengan moda transportasi berbasis bahan bakar fosil.

Program ini mencakup jalur strategis yang menghubungkan kawasan penting seperti Tanjung Priok dan Jakarta International Stadium. Konektivitas yang lebih baik diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di wilayah utara Jakarta.

Selain meningkatkan akses transportasi, elektrifikasi juga akan memperkuat integrasi antarwilayah di Jakarta. Hal ini menjadi penting untuk menciptakan sistem transportasi yang saling terhubung dan mampu menjangkau berbagai kawasan secara merata.

Pemanfaatan jalur eksisting menjadi salah satu keunggulan utama dalam proyek ini. Dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada, pemerintah dapat menekan biaya pembangunan sekaligus mempercepat proses implementasi.

Program ini juga merupakan bagian dari upaya besar Pemprov DKI dalam menciptakan transportasi berkelanjutan. Elektrifikasi diharapkan mampu mengurangi polusi udara yang selama ini menjadi tantangan di kota besar seperti Jakarta.

Pemerintah optimistis bahwa proyek ini akan membawa perubahan besar terhadap sistem transportasi di Jakarta Utara. Dengan pelaksanaan bertahap, manfaatnya diharapkan dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas.

Ke depan, elektrifikasi jalur kereta akan menjadi fondasi penting dalam pembangunan transportasi modern di Jakarta. Langkah ini juga sejalan dengan visi menjadikan Jakarta sebagai kota global yang ramah lingkungan dan berdaya saing tinggi.

Secara keseluruhan, program elektrifikasi menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas transportasi publik. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat mendorong peralihan masyarakat ke transportasi massal yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.