Pemkot Yogya Gandeng Karang Taruna Dorong Program Satu Kampung Satu Mitra Usaha
📅 Selasa, 17 Jun 2025, 20:15 WIB | Oleh: Eko S
Doc: Dok. Pemkot Yogya
YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta menggandeng Karang Taruna sebagai mitra strategis untuk menyukseskan berbagai program pembangunan masyarakat, salah satunya Program Satu Kampung Satu Mitra Usaha. Kerja sama ini disampaikan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Karang Taruna DIY di Gedung DPD RI pada Selasa (17/6/2025).
Wawan menyebut Karang Taruna memiliki posisi penting sebagai motor penggerak di tingkat kampung. Ia berharap peran aktif pemuda dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial sekaligus menggali potensi lokal di wilayah masing-masing.
“Saya percaya dengan dukungan dari Karang Taruna, program ini akan sukses dan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Wawan. Ia juga menekankan pentingnya mengangkat potensi kampung agar masyarakat dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
Terkait agenda Rakerda, Wawan menilai forum ini sebagai ruang strategis untuk mengevaluasi program yang telah dijalankan serta merumuskan langkah ke depan. Ia berharap Karang Taruna DIY mampu melahirkan program-program yang semakin berdampak pada kesejahteraan warga.
Menanggapi hal itu, Ketua Karang Taruna Kota Yogyakarta, Solihul Hadi, menyatakan siap mendukung penuh kebijakan Pemkot. Ia menyebut arahan dari Wakil Wali Kota akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan seluruh anggota dan pengurus di tingkat kota hingga kelurahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Solihul juga mengusulkan ide pengembangan ekonomi melalui pembuatan etalase UMKM di setiap kampung. Etalase tersebut akan menjadi ruang promosi produk warga sekaligus mendukung pengembangan usaha ekonomi produktif lokal.
Selain itu, Karang Taruna Kota Yogyakarta akan fokus mendorong semangat kewirausahaan di kalangan pemuda. “Pemuda Kota Yogya ini kreatif-kreatif. Kita akan dampingi agar muncul jiwa entrepreneurship dan produk unggulan dari setiap kampung,” tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!