Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Natuna minta orang tua tingkatkan literasi tentang parenting

📅 Jumat, 29 Nov 2024, 16:46 WIB | Oleh:
Pemkab Natuna minta orang tua tingkatkan literasi tentang parenting Doc: ANTARA/HO-Pemkab Natuna
Ket. DP3AP2KB Kabupaten Natuna saat berkunjung ke salah satu sekolah untuk menyosialisasikan kekerasan pada anak dan mengenalkan puspaga.

Natuna, 29/11 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau meminta orang tua meningkatkan literasi tentang parenting atau pengasuhan anak guna menciptakan generasi emas 2045

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Natuna Yuli Ramadhanita dikonfirmasi dari Natuna, Jumat, mengatakan ilmu parenting dapat membantu dalam mengasuh anak dengan baik dan mendukung ketahanan keluarga.

Ia menjelaskan di dalam ilmu parenting, orang tua akan mendapatkan tuntunan menjadi orang tua yang ideal dan cara mengontrol diri agar tidak salah dalam mengambil tindakan, sebab tujuan parenting untuk merawat, melindungi, serta memastikan keselamatan dan kesehatan anak.

Selain itu, parenting juga ditujukan untuk mempersiapkan anak menghadapi masa depannya kelak. "Literasi tentang pengasuhan positif harus ditingkatkan," ucap dia.

Ia menambahkan pihaknya juga masif mensosialisasi parenting, serta pencegahan kekerasan pada anak dan perempuan guna meminimalisasi angka korban.

Sosialisasi, kata dia, dilakukan di sekolah, desa hingga ke rumah-rumah keluarga rentan mengalami kekerasan.

"Kita juga masif mensosialisasikan hal ini, untuk di bulan Desember kita akan memenuhi undangan organisasi dan lembaga yang melaksanakan kegiatan," ujar dia.

Ia menegaskan program sosialisasi tetap dilanjutkan hingga 2025 agar masyarakat sadar akan pentingnya parenting dan pencegahan kekerasan pada anak dan perempuan untuk masa depan bangsa dan negara.



"Tujuan utama sosialisasi untuk memberi penguatan terkait perlindungan anak di keluarga, sekolah dan di tengah masyarakat, termasuk di dalamnya penguatan pengasuhan positif dan pemahaman terkait undang-undang perlindungan perempuan dan anak," ucap dia.

Ia menyebut pihaknya juga menyediakan pusat pembelajaran keluarga (puspaga) bagi masyarakat yang berkeinginan belajar tentang parenting.

"Manfaatkan lembaga yang sudah dibentuk oleh pemerintah untuk membuat laporan dan berkonsultasi," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.