Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pejabat AS Ungkap Perjalanan Rahasia Direktur CIA ke Beijing Bulan Lalu

📅 Sabtu, 03 Jun 2023, 15:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pejabat AS Ungkap Perjalanan Rahasia Direktur CIA ke Beijing Bulan Lalu Doc: Freshnewsasia
Ket. Direktur Central Intelligence Agency (CIA) William Burns.

WASHINGTON - Direktur Central Intelligence Agency (CIA) William Burns melakukan perjalanan rahasia ke Tiongkok bulan lalu, berharap dapat menopang jalur komunikasi dengan Beijing di tengah dinginnya hubungan kedua negara, kata seorang pejabat AS, Jumat (2/6).

"Bulan lalu, Direktur Burns melakukan perjalanan ke Beijing di mana dia bertemu dengan rekan-rekan Tiongkok dan menekankan pentingnya menjaga jalur komunikasi terbuka di saluran intelijen," kata pejabat itu tanpa menyebut nama.

Pejabat itu tidak memberikan perincian lain terkait waktu kunjungan atau siapa yang ditemui Burns. CIA sebagai sebuah kebijakan tidak membahas perjalanan direktur.

Namun kunjungan itu dilakukan saat Washington berjuang untuk memperbaiki hubungan dengan Tiongkok di tengah ketegangan atas status Taiwan. Kedua belah pihak memperingatkan bahaya konflik militer.

Washington juga menuduh Tiongkok mempertimbangkan untuk memasok barang-barang militer ke Rusia untuk mendukung invasinya ke Ukraina. Tuduhan yang dibantah Tiongkok.

Awal tahun ini, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken membatalkan perjalanan pemecah kebekuan yang telah lama direncanakan ke Beijing setelah insiden balon mata-mata Tiongkok melintasi daratan Amerika Serikat, terbang di atas pangkalan militer yang sensitif sebelum ditembak jatuh oleh jet tempur AS.

Blinken masih berharap untuk pergi ke Tiongkok ketika kondisi membaik, kata pejabat Departemen Luar Negeri.

Sebelumnya pada Jumat, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Menteri Pertahanan Tiongkok Li Shangfu berbicara singkat di forum keamanan Dialog Shangri-La di Singapura, setelah berbulan-bulan militer kedua negara tidak berkomunikasi langsung di tingkat senior.

Percakapan singkat mereka terjadi setelah Beijing menolak undangan Pentagon untuk pertemuan formal di Singapura.

AS juga membuat marah Beijing dengan kebijakan pembatasan ekspor microchip canggih, teknologi chip, dan peralatan manufaktur AS ke Tiongkok, menekan sekutu untuk berpihak pada Washington.

Dan Washington menyalahkan Tiongkok karena tidak berbuat banyak untuk menghentikan ekspor bahan kimia yang diubah menjadi fentanyl yang mematikan di Meksiko dan dijual di Amerika Serikat.

Tiongkok, pada bagiannya, telah memberikan tekanan dan batasan pada beberapa bisnis AS yang beroperasi di negara tersebut, mempertegas persaingan antara dua ekonomi terbesar dunia.

Pada pertemuan Kelompok Tujuh (G7) di Jepang bulan lalu, Presiden AS Joe Biden memperkirakan hubungan antara Washington dan Beijing akan segera mencair, setelah insiden balon mata-mata.

Setelah itu, "semuanya berubah dalam hal berbicara satu sama lain. Saya pikir Anda akan melihat hal itu mulai mencair dengan sangat cepat", kata Biden di Hiroshima.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.