Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PDIP Surabaya Sosialisasikan Program KTP Sakti dan Wajib Belajar 12 Tahun Gratis

📅 Rabu, 13 Des 2023, 13:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
PDIP Surabaya Sosialisasikan Program KTP Sakti dan Wajib Belajar 12 Tahun Gratis Doc: antarafoto
Ket. DPC PDIP Kota Surabaya

SURABAYA - DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menyosialisasikan program Kartu Tanda Penduduk (KTP) Satu Kartu Terpadu Indonesia (Sakti) dan wajib belajar 12 tahun gratis yang digagas pasangan Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden Mahfud MD.

Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Rabu (13/12), mengatakan, dalam masa kampanye, pihaknya mengangkat kedua program andalan itu yakni KTP Sakti dan wajib belajar 12 tahun gratis.

"Ganjar-Mahfud menggagas KTP Sakti untuk mengintegrasikan kebijakan pemerintahan di masa depan untuk warga masyarakat, seperti di bidang sosial, kesehatan, pendidikan, tenaga kerja dan lain sebagainya," kata Adi.

Juru kampanye Ganjar-Mahfud tersebut menyebut berbagai bantuan pemerintah kepada masyarakat akan diperkuat Ganjar-Mahfud dan disempurnakan, seperti di bidang sosial, tenaga kerja, pendidikan, kesehatan.

"KTP Sakti adalah perbaikan kebijakan, yang digagas Ganjar-Mahfud. Sehingga satu nomor kependudukan yang tertera dalam KTP elektronik, dapat dipakai untuk mengintegrasikan berbagai intervensi kebijakan dari pemerintah kepada warga masyarakat," kata Adi yang juga Ketua DPRD Surabaya ini.

Calon legislatif DPRD Kota Surabaya Dapil 3 dari PDI Perjuangan nomor urut 1 itu juga mengangkat program wajib belajar 12 tahun gratis yang dibiayai negara. Adi juga mengangkat program Ganjar-Mahfud untuk mencetak satu orang sarjana pada satu keluarga miskin.

"Ganjar-Mahfud menginisiasi kebijakan wajib belajar 12 tahun, gratis dibiayai pemerintah. Program ini memberikan kepastian akses pendidikan dan pembiayaan kepada anak-anak usia belajar," ujarnya.

Di Surabaya, lanjut dia, telah cukup lama berlaku kebijakan pendidikan gratis bagi siswa SD Negeri dan SMP Negeri. Sementara, untuk pelajar SMA dan SMK, negeri maupun swasta, Pemkot Surabaya memberikan beasiswa Pemuda Tangguh sebesar Rp200 ribu per bulan untuk satu pelajar dari keluarga tidak mampu.

Menurutnya, Ganjar-Mahfud akan membebaskan biaya pendidikan di level SD Negeri, SMP Negeri dan SMA/SMK Negeri. "Karena itu mari berbondong-bondong ke TPS, Rabu 14 Februari 2024. Kami pilih Ganjar-Mahfud nomor 3 demi masa depan yang lebih cemerlang bagi anak-anak kita di usia belajar," kata Adi setiap kali berkampanya salah satunya di kawasan Surabaya timur atau tepatnya di Wonorejo.

"Ganjar Pranowo-Mahfud MD adalah pasangan kompak. Kerjanya sat-set, sering blusukan ke masyarakat, berpengalaman di pemerintahan, serta memecahkan persoalan rakyat," kata Adi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.