Pascakebakaran, Panti Werdha Manado Upayakan Tempat Penampungan bagi Penghuni Selamat
📅 Selasa, 30 Des 2025, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
MANADO - Kepala Panti Werdha Damai Manado, Olva Sumual mengatakan pihaknya tengah mengupayakan tempat penampungan bagi penghuni panti yang selamat dari musibah kebakaran yang mengakibatkan 16 orang meninggal dunia.
"Kami telah mengajukan permohonan kepada Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang agar bisa membantu kami untuk menampung penghuni panti werdha yang selamat dari musibah kebakaran," ujar Olva di Manado, Selasa (30/12).
Dia mengatakan, setelah penghuni panti pulang dari rumah sakit usai menjalani perawatan medis, mereka tentu memerlukan tempat tinggal, karena ada yang memang sama sekali tidak memiliki keluarga.
"Ada sebanyak delapan penghuni panti yang sama sekali tidak memiliki keluarga, dan untuk mereka harus disiapkan tempat tinggal," katanya.
Ia menyebut sebanyak lima lansia wanita dan tiga pria memang tidak memiliki keluarga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini penghuni panti werdha yang selamat ditampung sementara di RSUD Manado.
"Saya melihat dengan kebutuhan saat ini, ke depan rencananya akan dibangun kembali gedung yang terbakar. Namun kami serahkan kepada Tuhan, ke depannya dan bagi yang mau membantu kami sangat berterima kasih," katanya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Hasibuan berharap keluarga 16 korban yang meninggal dapat menghubungi Posko DVI Ante Mortem di RS Bhayangkara Manado.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kabid Humas menyebutkan, peristiwa kebakaran Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Manado terjadi pada Minggu (28/12) malam sekitar pukul 20.36 Wita.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!