Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Transplantasi Paru-paru Babi ke Manusia Berhasil Atasi Hambatan Antibodi

📅 Kamis, 04 Sep 2025, 07:23 WIB | Oleh:
Transplantasi Paru-paru Babi ke Manusia Berhasil Atasi Hambatan Antibodi Doc: Foto: He dkk, Nature Medicine
Ket. Para dokter di Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Kedokteran Guangzhou baru-baru ini menyelesaikan transplantasi paru-paru babi ke manusia yang pertama.

EKSPERIMEN transplantasi dari babi ke manusia yang melibatkan pasien mati otak sebelumnya telah dilakukan di AS, tetapi melibatkan organ babi yang berbeda, seperti ginjal dan jantung, dan eksperimen sebelumnya di Tiongkok melibatkan hati babi.

Yang terbaru pada dokter di Tiongkok melakukan transplantasi paru-paru dari babi ke manusia merupakan eksperimen pertama di jenisnya. Mereka mentransplantasikan paru-paru yang telah dimodifikasi secara genetik ke pasien mati otak.

Eksperimen ini telah membuka jalan bagi transplantasi organ babi ke pasien manusia yang masih hidup, meskipun sejauh ini hanya segelintir prosedur tersebut yang telah dilakukan. Percobaan ini dijelaskan pada kepada publik pada hari Senin (25 Agustus) di jurnal Nature Medicine, berlangsung di Guangzhou, Tiongkok.

Pasien mati otak itu adalah seorang pria berusia 39 tahun yang telah dinyatakan mati otak sebelum prosedur tersebut. Tim mengonfirmasi bahwa pasien tersebut mengalami mati otak melalui empat penilaian berbeda dan memperoleh persetujuan tertulis dari keluarganya untuk melakukan percobaan tersebut, menurut laporan tersebut.

Ini adalah pertama kalinya para dokter mencoba mentransplantasikan paru-paru dari spesies lain ke manusia sebuah prosedur yang dikenal sebagai xenotransplantasi paru-paru. Jenis transplantasi umumnya telah melalui uji coba dari hewan ke hewan terlebih dahulu sebelum akhirnya dilakukan pada manusia.

“Bagi tim kami, pencapaian ini merupakan awal yang bermakna,” ujar rekan penulis studi Dr. Jiang Shi, seorang dokter di departemen transplantasi organ di Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Kedokteran Guangzhou, kepada STAT.

“Xenotransplantasi paru-paru menghadirkan tantangan biologis dan teknis yang unik dibandingkan dengan organ lain,” ujar dia.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana sistem kekebalan tubuh manusia dapat bereaksi terhadap transplantasi semacam itu, “bukan untuk mengklaim kesiapan klinis saat ini,” tambah Shi.

Dengan kata lain, teknik ini belum siap untuk digunakan secara maksimal pada pasien yang masih hidup; masih dalam tahap penelitian praklinis. Setelah ditransplantasikan, paru-paru babi “mempertahankan viabilitas dan fungsionalitas” selama sembilan hari, meskipun menunjukkan tanda-tanda penolakan sedini 24 jam setelah prosedur.

Percobaan berakhir pada Hari ke-9 atas permintaan keluarga pasien. Dari laporan tersebut, tidak jelas berapa lama paru-paru itu akan bertahan jika dibiarkan lebih lama, tetapi organ tersebut telah mengalami kerusakan pada Hari ke-9.

“Tidak ada yang akan mendaftar untuk transplantasi paru-paru sembilan hari,” kata Dr. Adam Griesemer, anggota senior tim xenotransplantasi untuk Institut Transplantasi NYU Langone yang tidak terlibat dalam prosedur tersebut, kepada CNN.

Meskipun demikian, “Saya pikir sangat penting untuk melakukan studi ini [pada orang yang mati otak] karena Anda tidak dapat berasumsi bahwa model hewan akan sepenuhnya mencerminkan apa yang terjadi pada penerima manusia,” tambah Griesemer.

Percobaan tersebut melibatkan paru-paru dari seekor babi yang telah dimodifikasi secara genetik menggunakan teknologi penyuntingan gen CRISPR; sebuah perusahaan bernama Clonorgan Biotechnology di Chengdu, Tiongkok, yang menangani penyuntingan tersebut.

Tiga gen babi dinonaktifkan sehingga protein yang dikodekannya tidak akan mengaktifkan sistem kekebalan manusia; Tiga gen manusia juga ditambahkan dalam upaya untuk membuat organ tersebut lebih dapat ditoleransi oleh tubuh manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.