Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasca Longsor Bantargebang, Gubernur Pramono Targetkan RDF Rorotan Olah 1.500 Ton Sampah Per Hari

📅 Senin, 09 Mar 2026, 13:15 WIB | Oleh:
Pasca Longsor Bantargebang, Gubernur Pramono Targetkan RDF Rorotan Olah 1.500 Ton Sampah Per Hari Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pramono Anung meninjau langsung lokasi longsor di TPST Bantargebang, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/3) pagi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan pascalongsor berjalan cepat, aman, serta mengutamakan keselamatan petugas dan warga sekitar.

JAKARTA - Pramono Anung meninjau langsung lokasi longsor di TPST Bantargebang, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/3) pagi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan pascalongsor berjalan cepat, aman, serta mengutamakan keselamatan petugas dan warga sekitar.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah cepat untuk menangani dampak longsor. Salah satu keputusan yang diambil adalah melakukan normalisasi aliran Sungai Ciketing yang sempat tertutup material longsoran sampah.

"Di lapangan tadi saya memutuskan agar Sungai Ciketing segera dinormalisasi. Manfaatnya sangat besar bagi warga, karena jika aliran sungai tertutup, akses jalan di sekitarnya juga ikut terhambat," ujarnya kepada wartawan di Balai Kota Jakarta usai peninjauan.

Pramono menjelaskan bahwa setiap hari TPST Bantargebang menerima kiriman sampah dari Jakarta dalam jumlah yang sangat besar. Volume sampah yang masuk diperkirakan mencapai sekitar 7.400 hingga 8.000 ton per hari.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat kapasitas tempat pengolahan sampah di Bantargebang semakin terbatas. Oleh karena itu, ia meminta agar proses pemilahan sampah diperkuat untuk mengurangi beban tempat pengolahan.

"Bantargebang memang harus mulai ada pembatasan karena daya tampungnya sudah sangat terbatas. Sambil menunggu zona 4A dipulihkan, sementara ini pengiriman sampah akan dialihkan ke zona 3 serta dua zona baru yang sedang disiapkan sebagai lokasi sementara," jelasnya.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga tengah mempersiapkan pengoperasian fasilitas pengolahan sampah berbasis energi di Jakarta Utara. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi solusi jangka menengah dalam mengurangi volume sampah yang dikirim ke Bantargebang.

Pramono menyebut fasilitas Refuse Derived Fuel Rorotan saat ini masih dalam tahap uji coba dan persiapan operasional. Proses tersebut dilakukan bersama para pakar agar fasilitas dapat beroperasi secara ramah lingkungan dan aman bagi masyarakat sekitar.

"Saya menargetkan RDF Rorotan nantinya bisa membantu mengurangi sekitar 1.000 sampai 1.500 ton sampah per hari. Mudah-mudahan proses commissioning segera selesai sehingga fasilitas ini bisa beroperasi secara normal," ujarnya.

Peristiwa longsor di zona 4A TPST Bantargebang diduga dipicu oleh hujan ekstrem yang terjadi pada Minggu (8/3). Curah hujan pada hari tersebut tercatat mencapai sekitar 264 milimeter per hari.

Akibat longsoran tersebut, jalan operasional di area pengolahan sampah sempat tertutup material timbunan. Selain itu, aliran Sungai Ciketing juga tertutup material longsor sepanjang kurang lebih 40 meter.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan duka cita atas korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini tercatat empat orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka ringan.

Para korban luka telah mendapatkan perawatan medis dan kini telah kembali ke rumah masing-masing. Pemerintah daerah memastikan seluruh korban mendapatkan perhatian dan dukungan penuh.

Korban meninggal dunia yang merupakan petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan menerima santunan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, biaya pengobatan korban luka serta bantuan sosial bagi warga terdampak ditanggung oleh pemerintah daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.