Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nilainya Fantastis, Polisi Dalami Dugaan Pemotongan Dana Insentif Tenaga Kesehatan dalam Penanganan Covid-19

📅 Senin, 08 Agu 2022, 18:21 WIB | Oleh:
Nilainya Fantastis, Polisi Dalami Dugaan Pemotongan Dana Insentif Tenaga Kesehatan dalam Penanganan Covid-19 Doc: Istimewa

LAMPUNG - Ditreskrimsus Polda Lampung terus mendalami pengelolaan anggaran di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung yang cukup fantastis. Salah satu anggaran yang sedang diusut adalah dugaan pemotongan dana insentif tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19.

Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Lampung, Kombes. Pol. Arie Rachman Nafarin, mengatakan masih terus mendalami pengelolaan anggaran di Dinas Kesehatan Lampung yang cukup besar. Semua item pengelolaan anggaran masih terus dikaji dan dilakukan pendalaman.

"Karena anggaran di Dinas Kesehatan Lampung inikan banyak. Jadi masih terus didalami satu persatu bagaimana pengelolaannya. Jadi perlu waktu untuk melakukan pemeriksaannya," jelas Dirkrimsus Polda Lampung.

Dirkrimsus Polda Lampung menjelaskan, salah satu laporan yang masuk ke polisi adalah terkait pemotongan dana insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) dalam penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung.

Hasil pemotongan dana insentif tenaga kesehatan itu kemudian dikumpulkan untuk diberikan kepada pekerja-pekerja lain yang terlibat dalam penanganan Covid-19 namun tidak mendapatkan insentif.

"Kami masih terus mencoba menghubungi pihak-pihak yang melaporkan hal itu untuk diminta keterangan secara lengkap dan jelas. Namun memang ada beberapa pihak yang kini mulai sulit dihubungi," jelas Dirkrimsus Polda Lampung.

Dirkrimsus Polda Lampung mengatakan bahwa pihaknya juga terus mendalami pengelolaan anggaran-anggaran lain di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

"Karena kan anggarannya banyak. Kami akan telusuri satu per satu anggaran tersebut. Semuanya sedang dalam proses," tegas Dirkrimsus Polda Lampung.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengimbau manajemen rumah sakit atau pihak terkait agar tidak memotong insentif yang diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes).

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ipi Maryati, mengatakan KPK menerima informasi terkait adanya pemotongan insentif nakes penanganan Covid-19 oleh pihak manajemen RS dengan besaran 50 hingga 70 persen.

"Insentif yang diterima oleh tenaga kesehatan secara langsung tersebut diketahui dilakukan pemotongan oleh pihak manajemen untuk kemudian diberikan kepada nakes atau pihak lainnya yang tidak berhubungan langsung dalam penanganan pasien Covid-19," jelas Juru Bicara KPK.

Berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Nomor: HK.01/07/MENKES/278/2020, untuk dokter spesialis mendapatkan insentif Rp.15 juta, dokter umum dan gizi Rp.10 juta, bidan dan perawat Rp.7,5 juta. Sedangkan tenaga medis lainnya Rp5 juta.

Namun pada tahun 2021 ini insentif tenaga kesehatan mengalami penurunan alias dipotong 50 persen dari jumlah sebelumnya. Penurunan tersebut tertuang didalam Keputusan Menteri Keuangan nomor: S-65/MK.02/2021 menindaklanjuti Surat Menteri Kesehatan NomorKU.01.01/Menkes/62/2021.

Pada tahun 2021, dokter spesialis mendapatkan insentif sebesarRp.7.500.000,peserta PPDSRp.6.250.000,dokter umum dan gigiRp5.000.000,bidan dan perawatRp.3.750.000.Kemudian tenaga kesehatan lainnya sebesarRp2.500.000.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Megapolitan
Bekasi Makin Terang! PJU Di...
Luar Negeri
OpenAI Desak AS Pimpin Stan...

PLTS Dukung Aktivitas Usaha Nelayan di Batam

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
PLTS Dukung Aktivitas Usaha...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.