Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cabai Probolinggo Jadi Andalan Sulut, BI Kembali Fasilitasi Distribusi Tahap Kedua

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 06:24 WIB | Oleh:
Cabai Probolinggo Jadi Andalan Sulut, BI Kembali Fasilitasi Distribusi Tahap Kedua Doc: Antara foto/HO-BI
Ket. Cabai rawit dari Probolinggo, Jawa Timur, saat tiba di Manado untuk didistribusikan di sejumlah pasar tradisional, di Manado, Senin (21/9).

MANADO - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)  Purwanto mengatakan pihaknya memfasilitasi distribusi pangan tahap kedua, khususnya komoditi cabai rawit dari Probolinggo, Jawa Timur ke Sulut.

"Kami memasok cabai rawit sampai tahap kedua di Sulut, karena harga produk pangan yang satu ini masih cukup tinggi di Sulut," kata Purwanto, di Manado, Senin.

Dia mengatakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulut melalui koordinasi Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi Sulut dan Satgas Pangan Polda setempat melaksanakan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) Tahap II cabai rawit merah dari Probolinggo, Jawa Timur, sebanyak 2.500 kg (84 koli). 

Upaya ini, katanya, merupakan tindak lanjut dari FDP Tahap I yang dilaksanakan pada 14–15 September 2026 sebanyak 2,4 ton, sebagai bagian upaya untuk memastikan dampaknya agar lebih merata dan berkelanjutan. 

Purwanto menjelaskan bahwa FDP Tahap I pada 14–15 September sempat menurunkan harga cabai rawit merah ke level Rp57 ribu/kg di Pasar Bersehati Manado dan Pasar Airmadidi Minahasa Utara. 

Namun, data SP2KP menunjukkan harga kembali meningkat di beberapa titik pada hari-hari berikutnya, mengindikasikan tekanan pasokan masih berlangsung. 

Oleh karena itu, FDP Tahap II dilaksanakan dengan pasokan yang tiba di Manado pada Minggu (20/9) melalui jalur distribusi Probolinggo–Bandara Juanda–Bandara Hasanuddin–Bandara Sam Ratulangi Manado, untuk disalurkan pada Senin (21/9), sehingga tersedia saat pasar mulai beraktivitas. 

Berbeda dengan Tahap I yang terkonsentrasi di Manado, Minahasa Utara, dan Minahasa Selatan, distribusi Tahap II diperluas ke lima titik pasar di empat kabupaten dan kota, yaitu Pasar Bersehati dan Pasar Pinasungkulan Manado, Pasar Airmadidi Minahasa Utara, Pasar Amurang Minahasa Selatan dan Pasar 23 Maret Kotamobagu, dengan target harga konsumen maksimal Rp57.000/kg sesuai HAP yang ditetapkan Bapanas. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.