Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Gorontalo Cegah Dampak Ekonomi dan Gagal Panen akibat Kekeringan

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 06:05 WIB | Oleh:
BPBD Gorontalo Cegah Dampak Ekonomi dan Gagal Panen akibat Kekeringan Doc: antara foto
Ket. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Provinsi Gorontalo Syahbuddin Buata

GORONTALO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mendorong penguatan mitigasi kekeringan untuk menekan potensi kerugian ekonomi masyarakat, terutama petani yang berisiko mengalami gagal panen akibat keterbatasan ketersediaan air.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Provinsi Gorontalo Syahbuddin Buata, di Gorontalo, Senin (21/9), mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai wilayah yang memiliki risiko kekeringan.

Sosialisasi dilakukan melalui BPBD kabupaten/kota hingga perangkat desa, agar informasi terkait risiko tersebut dapat diteruskan dan dipahami oleh masyarakat.

“Kita sudah banyak menyosialisasikan lahan rawan kekeringan. Jangan sampai ada petani yang tetap melakukan pertanian hingga akhirnya gagal panen yang berdampak ke ekonomi masyarakat,” kata Syahbuddin.

Menurutnya, informasi mengenai wilayah rawan bencana perlu diketahui masyarakat agar dapat menjadi pertimbangan dalam menjalankan aktivitas pertanian, terutama pada wilayah yang memiliki keterbatasan sumber air.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah pencegahan dan kesiapsiagaan bencana, mengingat kekeringan tidak hanya berdampak pada ketersediaan air, tetapi juga dapat mempengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat ketika menyebabkan gagal panen.

Untuk penanganan kekeringan yang berlangsung saat ini, kata Syahbuddin, Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan dukungan melalui Biaya Tidak Terduga (BTT) penanggulangan bencana.

“Untuk saat ini untuk operasional penyaluran air dan fasilitas penunjang untuk air bersih,” ujarnya.

Di sisi lain, BPBD juga memperkuat upaya pencegahan melalui pembaruan kajian rencana penanggulangan bencana yang dilakukan setiap lima tahun.

Syahbuddin mengatakan kajian tersebut menjadi acuan dalam penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan mendukung penyusunan RPJMD Provinsi, terutama dalam mengidentifikasi wilayah yang memiliki risiko bencana.

Ia mencontohkan informasi mengenai kawasan rawan gempa dan banjir perlu menjadi pertimbangan dalam pembangunan infrastruktur agar pembangunan tidak dilakukan pada wilayah yang berisiko tinggi.

“Jangan sampai buat jalan di kawasan yang ada garis gemparnya atau pembangunan infrastruktur di daerah yang rawan banjir,” katanya.

Syahbuddin menegaskan upaya menghadapi bencana, termasuk banjir dan kekeringan, membutuhkan kesadaran masyarakat serta kolaborasi lintas sektor di pemerintahan.

“Bencana banjir dan kekeringan ini menghadapinya harus sama-sama dengan kesadaran masyarakat dan kolaborasi lintas sektor di pemerintahan,” ujarnya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Bekasi Makin Terang! PJU Di...
Ekonomi
PLTS Dukung Aktivitas Usaha...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.