Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MPR RI Apresiasi Percepatan Pembangunan IKN, Ahmad Muzani: Megah, Mewah, dan Membanggakan

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 14:40 WIB | Oleh:
MPR RI Apresiasi Percepatan Pembangunan IKN, Ahmad Muzani: Megah, Mewah, dan Membanggakan Doc: dok
Ket. Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat mengunjungi IKN di Kaltim.

KALIMANTAN TIMUR - Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mengapresiasi percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan sejak kunjungan terakhir pada 2024.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan apresiasi tersebut usai menerima paparan dari Basuki Hadimuljono terkait perkembangan pembangunan kawasan IKN, Senin (20/4).

“Hari ini pimpinan MPR berkunjung ke IKN dan kami berterima kasih kepada Kepala Otorita yang telah memberikan penjelasan secara detail mengenai perkembangan pembangunan,” kata Muzani.

Ia menilai pembangunan IKN mengalami lompatan pesat dibandingkan kunjungan terakhir pada akhir 2024. Sejumlah infrastruktur yang disoroti antara lain pembangunan tempat ibadah, kantor otorita, Istana Wakil Presiden, hingga bandara IKN.

Menurut Muzani, fasilitas tersebut menjadi penopang penting bagi kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif telah mendapat persetujuan dari Presiden dan mulai memasuki tahap pembangunan. Hal ini dinilai semakin memperkuat posisi IKN sebagai pusat pemerintahan yang tidak hanya mencakup eksekutif, tetapi juga legislatif dan yudikatif.

“Artinya rencana IKN menjadi ibu kota negara dengan pusat pemerintahan yang lengkap semakin pasti,” ujarnya.

Muzani berharap target pemanfaatan IKN sebagai ibu kota negara pada 2028 dapat terealisasi sesuai rencana. Ia menilai proses pemindahan ibu kota dilakukan secara bertahap, baik dari sisi pembangunan fisik maupun kesiapan sumber daya manusia.

“Pemindahan dilakukan pelan tapi pasti. Itu menunjukkan adanya perencanaan yang matang,” kata dia.

Terkait pembiayaan, Muzani menyebut dukungan anggaran telah disetujui sehingga diharapkan mampu mengikuti kebutuhan pembangunan ke depan.

Ia juga menyinggung rencana pembangunan fasilitas bagi anggota MPR, termasuk hunian berupa apartemen dan hunian tanah tapak untuk sekitar 732 anggota. Dari sisi desain, bangunan legislatif dan yudikatif disebut telah mendapat persetujuan Presiden.

“Saya kira gedungnya sangat membanggakan, mencerminkan arsitektur ketatanegaraan Indonesia,” ucapnya.

Secara keseluruhan, Muzani memberikan penilaian singkat terhadap progres pembangunan IKN. “Satu kata: megah, mewah, membanggakan,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua MPR Ahmad Muzani didampingi Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Rusdi Kirana, Hidayat Nur Wahid, dan Eddy Soeparno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.