Microsoft Ungkap Cara Hacker Tiongkok Curi Email Pemerintah AS
📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 10:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: CNA/REUTERS/Mike Blake
WASHINGTON - Microsoft mengatakan para peretas (hackers) menggunakan cacat dalam kode Microsoft untuk mencuri email lembaga pemerintah dan klien lainnya.
Dalam unggahan blog yang diterbitkan, Jumat (14/7), Microsoft mengatakan bahwa peretas Tiongkok dapat memanfaatkan "kesalahan validasi dalam kode Microsoft" untuk melakukan kampanye spionase dunia maya.
Blog tersebut memberikan penjelasan lengkap terkait peretasan yang mengguncang industri keamanan dunia maya dan hubungan Tiongkok-AS. Beijing membantah terlibat dalam kegiatan mata-mata itu.
Pejabat Microsoft dan AS mengatakan pada Rabu (12/7) malam, peretas yang terkait dengan negara Tiongkok sejak Mei diam-diam mengakses akun email sekitar 25 organisasi, termasuk dua lembaga pemerintah AS.
Microsoft belum mengidentifikasi salah satu target peretasan, tetapi beberapa korban mengakui telah terpengaruh, termasuk personel di Departemen Luar Negeri, Departemen Perdagangan, dan Dewan Perwakilan Rakyat AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan kepada diplomat senior Tiongkok, Wang Yi, dalam sebuah pertemuan di Jakarta, Kamis (13/7), bahwa setiap tindakan yang menargetkan pemerintah AS, perusahaan AS, atau warga negara Amerika "menjadi perhatian mendalam bagi kami, dan kami akan mengambil tindakan tepat untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab," menurut seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri.
Praktik keamanan Microsoft sendiri telah diawasi, pejabat dan anggota parlemen meminta perusahaan yang berbasis di Redmond, Washington itu untuk membuat audit digital tingkat atas, logging, tersedia untuk semua pelanggannya secara gratis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!